Bulan Film Nasional 2008

DOWNLOAD Jadwal Bulan Film Nasional 2008 (.pdf)

bfn_revisi_edit.jpg

Sejarah adalah Sekarang

Melanjutkan program Sejarah adalah Sekarang tahun 2007, tahun ini kineforum kembali mengadakan rangkaian kegiatan yang terdiri dari pemutaran film Indonesia klasik dan kontemporer yang dikumpulkan oleh para kurator muda, pameran Sejarah Bioskop Indonesia selama bulan Maret 2008 untuk merayakan Hari Film Nasional*. Program ini berlangsung sejak tahun 2007 dan telah dihadiri lebih dari 1.500 penonton muda dari berbagai kalangan.

Delapan puluh dua tahun sejak produksi film pertama di Indonesia dicatat, film Indonesia dapat kembali menemui penontonnya dengan berbagai tawaran pilihan. Kita menyaksikan produksi film Indonesia yang meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun dalam sepuluh tahun terakhir. Karenanya bagi kineforum, Hari Film Nasional adalah saat yang tepat untuk menikmati bersama pencapaian film Indonesia serta melihat kembali apa makna film dalam hidup kita. Ketika dunia film mulai merintis kembali kehidupan industri, kami menawarkan proses ini diimbangi dengan kesadaran mengakui sejarah film dalam masyarakat kita. Kami kira kesadaran ini penting sebagai bahan memahami budaya kreatif dan pemahaman terhadap film kita sendiri. Karena kesadaran inilah juga, kineforum Dewan Kesenian Jakarta mendukung terbitnya Katalog Film Indonesia 2008, satu-satunya sumber data terlengkap tentang produksi film Indonesia saat ini.

Dalam bulan Maret 2008 ini genap satu tahun kineforum DKJ menjalin kerjasama untuk meningkatkan kepedulian publik terhadap Sinematek Indonesia (SI), satu-satunya arsip film di Indonesia yang menyimpan sejarah film Indonesia. Melalui program ini kita akan terus mengembangkan potensi SI dan mendekatkannya kepada publik. Hingga Januari 2008 telah terjual lebih dari 200 lembar t-shirt yang penghasilan dananya digunakan untuk membantu biaya perawatan koleksi Sinematek Indonesia.

Kami yakin bahwa Sejarah adalah Sekarang memperlihatkan kepada penonton bahwa film membawa semangat zamannya bukan hanya dalam bentuk visual, tapi juga menampilkan musik bahkan bahasa dari berbagai periode dan beragam kelompok masyarakat. Karenanya kegiatan ini dalam jangka panjang akan menjadi ruang pertemuan penonton dengan sejarah film Indonesia untuk melihat kekayaan dimensinya.

Selamat membuat sejarah!

(Film) Tentang Film

Indonesian Cinema (2006), 59 menit, dokumenter. Sutradara: Maurizio Borriello. UNTUK SEMUA UMUR

Eksplorasi tentang dunia film Indonesia seturut dengan peristiwa-peristiwa politik dan sejarah yang paling penting di negara ini. Film ini adalah kombinasi potongan gambar, foto dan wawancara sejak zaman kolonial Belanda yang menggali sejarah gaya, pencipta, karakter dan sikap politik serta religiusitas para pelakunya.

The Year of Living Vicariously (2005), 63 menit, dokumenter. Sutradara: Amir Muhammad. UNTUK SEMUA UMUR

Sutradara Malaysia Amir Muhammad diundang untuk membuat film tentang pembuatan GIE (Riri Riza, 2004). Yang ia hasilkan ternyata bukan dokumenter di balik layar (behind the scene) yang lazim kita lihat. Film ini adalah esai Amir berdasarkan curhat kaum muda tentang Indonesia. Politiknya, citra buruknya, legenda-legendanya dan banyak dalam masa represif Orde Baru yang jadi kenangan mereka.

Retrospektif Lintas Dekade Karya Pekerja Film: Suzanna

Darah dan Doa (1950), 128 menit. Sutradara: Usmar Ismail. Pemain: Del Juzar, Farida, Aedy Moward, Sutjipto, Awal, Johanna, Suzanna, Rd Ismail. UNTUK 15 TAHUN KEATAS

Cerita perjalanan panjang prajurit RI yang diperintahkan kembali ke pangkalan semula, dari Jogjakarta ke Jawa Barat. Film ini menunjukkan bahwa revolusi saat itu memakan banyak korban dan membuat manusia saling memerangi satu sama lain. Hubungan manusia penuh kesedihan, kepedihan serta pengkhianatan.

asrama-dara-sinematek.jpg
Asrama Dara (1958), 125 menit. Sutradara: Usmar Ismail. Pemain: Bambang Hermanto, Citra Dewi, Fifi Young, Aminah Cendrakasih dan Rendra Karno. UNTUK SEMUA UMUR

Sebuah cerita tentang dara-dara yang memiliki masalahnya masing-masing di sebuah asrama yang dipimpin oleh Ibu Siti (Fifi Young). Persoalan yang serba macam itu diselesaikan dengan cara komedi.

Bernafas Dalam Lumpur (1970), 117 menit. Sutradara : Turino Djunaidy. Pemain: Suzanna, Rachmat Kartolo, Farouk Arfero, Ismed M Noor, Sri Harto, Sofia WD dan Usbanda. UNTUK 15 TAHUN KEATAS

Supinah meninggalkan anaknya diapun untuk mencari suaminya telah lama pergi berusaha ke Jakarta, Harapannyapun pupus ketika mengetahui bahwa suaminya telah menikah lagi dan malah mengusirnya. Terlunta-lunta di Jakarta malah membuat ia masuk kedalam perdagangan wanita. Ia berubah nama menjadi Yanti dan bertemu dengan Budiman, anak orang yang berada yang bertaruh dengan kawan-kawannya untuk membawa pacarnya ke pesta. Ini adalah awal dari perubahan perjalanan Supinah dan Budiman. Budiman mengejar Supinah hingga ke kampung dan mengajaknya menikah.

Sundel Bolong (1981), 98 menit. Sutradara: Sisworo Gautama. Pemain : Suzanna, Ruth Pelupessy, Rudy Salam, Barry Prima, Marlina Hardi, HIM Damsyik, Eddy Bakar Pare dan Rukman Herman. UNTUK 13 TAHUN KEATAS

Kebahagiaan Alicia dan Hendarto sebagai suami istri yang baru saja menikah tidak berlangsung lama. Hendarto harus tugas keluar negeri. Alicia, bekas pelacur, dimanfaatkan oleh para pria hidung belang perbuatannya bejat ini dibantu oleh bekas germonya yang merasa dirugikan. Perbuatan ini membuat Alicia hamil dan sempat disidangkan untuk memperoleh keadilan. Kehidupan Alicia kemudian tetap murung karena kehamilannya. Ia meninggal dan dan kemudian menjadi hantu yang punggungnya berlubang “sundel bolong”. Alicia membalas dendam ke orang-orang yang pernah berbuat jahat kepadanya.

Nyi Blorong (1982), 100 menit. Sutradara: Sisworo Gautama. Pemain: Suzanna, Nena Rosier, HIM Damsjik, George Rudy, Barry Prima dan Ade Irawan. UNTUK 13 TAHUN KEATAS

Rd Cokro adalah pengusaha kaya yang mendapatkan hartanya lewat pertolongan Nyi Blorong, putri Nyi Roro Kidul yang dipercaya sebagai penguasa Pantai Selatan. Permintaan itu dengan syarat mengorbankan orang-orang yang disayanginya. Setelah istri dan anaknya, Nyi Blorong meminta korban lain. Cokro memberikan kekasih putrinya yang ternyata digila-gilai oleh Nyi Blorong karena kegantenganya. Putri Cokro tadi lantas kecewa dan di tengah frustasinya mengalami kecelakaan.

Samson dan Delailah (1987), 93 menit. Sutradara Sisworo Gautama. Pemain: Suzanna, Paul Hay, Eddy Gunawan, Melisa Husein, Corby, Tonny Damanik dan Affandi S Yasin. UNTUK SEMUA UMUR

Film yang berdasarkan kisah Samson dan Delilah yang terkenal, Paiman adalah anak yang lahir akibat perkosaan penjajah Belanda terhadap Ibunya yang Jawa. Kulitnya putih dan rambutnya pirang. Ia juga pejuang yang tidak terkalahan, yang berhasil ditangkap berkat tipu muslihat Delilah, anak residen penjajah di suatu di daerah Jawa Tengah. Menjelang waktu hukum gantung dilaksanakan, Delilah balik jatuh cinta kepada Paiman yang dipanggil dengan nama Samson. Dengan kepulihan tenaga Samson meruntuhkan seluruh gedung pertemuan dan menewaskan semua orang kecuali Delilah.

Sangkuriang (1982), 97 menit. Sutradara : Sisworo Gautama. Pemain: Suzanna, Clif Sangra, Ratna Timoer, HIM Damsjik, Ryan Hidayat, Ade Irawan dan Baun Gazali.UNTUK SEMUA UMUR

Karena malas mengambil teropong benangnya yang jatuh, Dayang Sumbi mengucap : “kalau ada yang membantu mengambil teropong, maka akan dijadikan suami. Ternyata Lengser, pegawai kerajaan, yang mengambilkan. Maka ayah Sumbi, Raja Prabangkara yang playboy, marah ketika mendengar Sumbi hamil. Lengser berubah jadi anjing ketika diumpat Raja, Sumbi diusir ke hutan. Lahirlah Jaka Sona yang selalu ditemani oleh Tumang, anjing, ayahnya yang tak dikenalinya. Ketika Sumbi minta hati menjangan, Jaka mencarikan, karena kesal tak dapat menjangan, ia takut-takuti Tumang panah meleset, Tumang tewas dan kembali menjadi manusia. Ia paksa hatinya diambil Sangkuriang dan diserahkan pada Sumbi.

Uncensored

Program ini hanya untuk penonton yang mengambil undangan sebelum jadwal pemutaran. Tiket dapat diambil oleh para penonton yang berusia 18 tahun ke atas (dibuktikan dengan KTP pada saat pengambilan) atau yang berusia 18 tahun ke bawah dapat berpartisipasi dengan ditemani oleh orang dewasa yang berusia 18 tahun atau lebih. Penonton diminta berpartisipasi dalam polling kineforum yang berkaitan dengan klasifikasi film.

3-hari-untuk-selamanya2.jpg
3 Hari untuk Selamanya (2006), 92 menit. Sutradara : Riri Riza Pemain : Nicholas Saputra, Adinia Wirasti, Leroy Osmani, Tutie Kirana, Cici Kadijono, dan Ringgo Agus Rahman. UNTUK 18 TAHUN KEATAS

Sebuah dengan jenis film “road movie”, Yusuf dan sepupunya Ambar menghabiskan malam penuh keliaran sebelum paginya pergi keluar kota untuk menghadiri pernikahan saudaranya. Karena ketingalan pesawat ambar ikut dengan yusuf yang pergi dengan mengunakan mobil. PErjalan tiga hari lamanya perjalanannya membuat perubahan untuk hidupnya, mereka mendiskusikan agama, pernikahan, dan seks.

perempuan-punya-cerita.jpg
Perempuan Punya Cerita (2008) 109menit Sutradara :109menit Sutradara : Nia Dinata, Upi, Lasja F. Susatyo, Fatimah T. Rony Pemain: Rieke Dyah Pitaloka, Rachel Maryam, Susan Bachtiar, Shanty, Kirana Larasati, dan Fauzi Baadilah. UNTUK 18 TAHUN KEATAS

Perempuan punya Cerita adalah sebuah film omnibus yang disutradarai oleh 4 perempuan dan terdiri dari 4 cerita. Sumantri, satu-satunya bidan yang tak tergantikan di sebuah pulau di luar tak jauh dari Jakarta divonis kanker oleh dokter dan harus dirawat di Jakarta. Wulan, korban perkosaan dan hamil. Sumantri yang protektif berniat mengaborsi kandungan Wulan namun menghadapi dilema karena masyarakat setempat menentang keras aborsi

Safina dan kelompoknya adalah pelajar SMA di Yogyakarta, kota turis dan pelajar. Akses luas internet membuat mereka bereksperimen dengan seks tanpa bekal pengetahuan yang lengkap. Seorang jurnalis, Jay Anwar tiba di Yogya, Safina jatuh hati padanya dan ia yang naïf mempertaruhkan masa depannya untuk pria ini. Esi seorang pembersih WC di klab malam dangdut kerja keras untuk biaya hidup dan pendidikan putrinya, Maesaroh. Ia nyaris putus asa saat mendapati kekasihnya, Narto melecehkan Maesaroh. Beruntung, Cicih, Laksmi, janda beranak satu, kehilangan suamina yang mengidap HIV/AIDS. Keadaan semakin parah saat dirinya tertular penyakit tersebut dan suaminya bersikeras mengambil alih hak asuh putri mereka, Belinda

Bad Wolves (2005) 122menit Sutradara : Richard Buntario Pemain : Zack Lee, Fathir Muchtar, Sultan Djorgi, Indra Bekti, dan Rena Tabitha. UNTUK 18 TAHUN KEATAS.

Terjadi pencurian narkoba jenis baru dengan nama “The Joker” oleh vipers salah satu gang yang paling disegani di kalangan bandar narkoba dikepalai oleh Vicky. Salah satu pengedarnya, Rama tewas dibunuh, kejadian ini menarik perhatian anggotanya.

Student Movement: The Army Forced Them To Be Violent (2002), 43 menit, dokumenter. Sutradara: Tino Saroenggalo. UNTUK 18 TAHUN KEATAS

Rekaman tentang gerakan mahasiswa pada masa perubahan politik menuju pergantian rezim pemerintahan Indonesia pada tahun 1998. Film ini mengajukan pendapat yang menarik tentang mengapa aksi mahasiswa kadang-kadang disertai tindak kekerasan.

Perempuan, Cinta dan Perkawinan

Tiga Dara (1956), 116 menit. Sutradara : Usmar Ismail Pemain : Chitra Dewi, Indriati Iskak, Mieke Wijaya, Rendra Karno, Fifi Young, dan Bambang Irawan. UNTUK 12 TAHUN KE ATAS

Tiga dara Nunung, Nana, dan Nenny cukup bikin pusing si nenek, peganti ibu mereka yang meninggal dunia. Apalagi bapaknya yang sibuk dengan urusannya sendiri. Disekitar tiga gadis itu muncul Herman, Toto, dan Joni. Pertentangan antara nunung yang pendiam dan nana yang agresif berhasil ditanggulangi oleh si bungsu yang lincah Nenny.

Badai Pasti Berlalu (1977) 112menit Sutradara Teguh Karya Pemain : Christine Hakim, Roy Marten, Slamet Rahardjo, MIeke Wijaya, Rachmat Hidayat, Rahayu Effendi dan George Kamarullah. UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Ini kisah tentang Siska yang pernah dikecewakan oleh pacarnya. Leo seorang mahasiswa kedokteran, yang mencoba mencintai siska demi sebuah perlombaan, malah jatuh cinta sungguhan. Siska yang sudah mulai membuka hatinya untuk leo, siska mengethaui bahwa usaha leo hanya utuk demi uang pertarungan dengan teman-temannya. Kemudian hadirlah Helmy dalam kehidupan siska, seorang pianis yang pernah belajar di luar negeri tapi dengan latar belakang miskin. Akhirnya helmy menikah dengan siska dengan pemerasan dikarenakan ayahnya memiliki gundik. Siska takut ibunya yang menderita penyakit jantung meninggal karena mendengar berita tersebut.

Boneka dari Indiana (1990), 94 menit. Sutradara : Nya Abbas Akup Pemain : Meriam Bellina, Lydia Kandou, Didi Petet, Ida Kusumah, Ami Prijono dan Eeng Septahadi. UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Egy adalah seorang suami yang berada dibawah kekuasaan istrinya Cece dalam segala hal, urusan kantor maupun urusan rumah tangga. Lebih jauh lagi, Egy berada dibawah pengaruh mertuanya, Yudho. Demi sebuah proyek besar Egy diperintah untuk medekati Eya, wanita simpanan pejabat berpengaruh. Perkenalan Eya dan Egy membuat Cece cemburu dan membuat Egy sadar akan usaha mertuanya.

Berbagi Suami (2006), 127 menit Sutradara : Nia Dinata. Pemain : Jajang C Noer, El Manik, Tio Pakusadewo, Lukman Sardi, Dominique, Shanty dan Ria Irawan. UNTUK 18 TAHUN KE ATAS

Tiga perempuan yang berasal dari kelas ekonomi, suku, dan kelas sosial yang berbeda dan membuka tabir kehidupan poligami. Salma seorang dokter ahli kandungan di tengah kehidupan yang mapan dan harus berjuang mempertahankan keutuhan rumah tangganya, walaupun Pak Haji suaminya yang menikahi wanita lebih muda. Siti, gadis Jawa yang ingin mengubah hidupnya dengan pindah ke Jakarta dan tinggal bersama Pak Liknya yang telah memiliki 2 orang istri membuat Siti terbiasa dengan kehidupan poligami. Siti akan dijadikan istri ketiga oleh Pak Liknya. Ming seorang gadis keturunan Tionghoa yang terkenal sebagai “kembang” di restoran bebek panggang tempat kerjannya. Koh Abun, pemilik restoran tak dapat menyembunyikan keinginannya untuk mengawini Ming.

Get Married (2007), 108 menit. Sutradara: Hanung Bramantyo. Pemain: Nirina Zoebir, Ringgo Agus Rahman, Amink, Desta ‘Clubeighties’, Jaja Mihardja, Meriam Bellina, Richard Kevin. UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Mae (Nirina Zoebir) diminta segera menikah oleh orangtuanya supaya tidak menjadi beban keluarga. Tapi Guntoro (Desta ‘Clubeighties’), Eman (Amink) dan Beni (Ringgo Agus Rahman) – mereka semua sahabat Mae sejak kecil, terus mengganggu para calon suami yang ditemui Mae. Mereka sama sekali tidak menyadari bahwa Mae menyukai Rendy (Richard Kevin) yang tampan dan kaya. Ketika Mae akan menikah dengan salah satu sahabatnya, Rendy muncul dan menyatakan keberatannya.

Maya, Raya, Daya (2007), 10 menit. Sutradara: Nan T. Achnas. Pemain: Luna Maya. UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Kisah tentang perempuan yang terpaksa harus berada di pojok dan pasrah dalam perjalanan sejarah kita. Tapi, pada akhirnya sebuah keberanian menggema untuk mengatakan “TIDAK”.

The Big Day (2007), 10 menit. Sutradara: Keke Tumbuan. Pemain: Tamara Blezinsky. UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Tatiana siap menghadapi hari pernikahannya. Tapi perjalanan menuju gereja tak semulus yang dibayangkan…

Jogja on My Mind

Enam Djam di Djogja (1951), 116 menit. Sutradara : Usmar Ismail. Pemain : Del Juzar, R Sutjipto, Aedy Moward, Rd Ismail, N Damajanti dan H Al Rasjid. UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Setelah Yogyakarta diduduki oleh Belanda, pasukan Republik Indonesia melakukan perang gerilya. Pada suatu ketika Yogyakarta diserbu dan bisa diduduki walaupun hanya selama enam jam “Serangan Oemoem” pada tanggal 1 maret 1949 itu sekadar menunjukan kepada dunia internasional, bahwa RI masih punya kekuatan, dan tidak (belum) hancur seperti yang dipropagandakan Belanda. Film ini dengan sadar melukiskan peristiwa nyata terkenal dalam sejarah revolusi Indonesia itu dengan cara fiktif.

Cintaku di Kampus Biru (1976), 109 menit. Sutradara : Ami Prijono. Pemain: Roy Marten, Enny Haryono, Rae Sita, Yatie Octavia, Farouk Afero, El Manik. UNTUK 18 TAHUN KE ATAS

Anton, mahasiswa yang cerdas, aktivis, ganteng, seolah-olah penakluk wanita. Memutuskan pacar pertamanya Marini, ia mendekati Erika. Berhasil juga, lalu ia menghadapi masalah lain seorang dosen yang dianggap menghambat mahasiswa Yusnita, perawan cukup umur. Anton berusaha menaklukkan Yusnita. Ia berhasil, namun akhirnya Yusnita memutuskan kawin dengan sesama dosen yang telah lama dicintainya.

Anne Van Jogja (2004), 93 menit. Sutradara: Bobby Sandy. Pemain : Rachel Maryam, Arie Kristanto, Marie Vannena, Heru Wahyu Prasetyo dan Tutik Budiharjo. UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Anne, berayah Jawa dan beribu Belanda, karena perkawinan ini ayahnya diusir dari keluarga dan sang ayah membangun usaha perkebunan sendiri. Anne ditinggal ayahnya karena kecelakaan ketika masih kecil. Keadaan Yogya kisruh, sekolah Anne ditutup dan perusahaan yang dipegang ibunya yang Belanda harus diserahkan kepada pribumi. Perkebunan tersebut diambil oleh ayah Satrio, sahabat Anne. Akibatnya ibu Anne meninggal, Anne hidup bersama pembantunya. Ia pindah ke Solo dan memulai usaha batik. Usaha ini berhasil ternyata Satrio diam-diam membantu dengan membeli batiknya.

Daun Diatas Bantal (1997), 81 menit. Sutradara: Garin Nugroho. Pemain : Christine Hakim, Kancil, Sugeng, Heru, Kabri Wali, Denny Christanta dan Sarah Azari. UNTUK 12 TAHUN KE ATAS

Film yang mengangkat tentang realitas kehidupan anak jalanan yang diperankan oleh mereka sendiri. Bentuk ini mengambil siklus harian kehidupan para tokohnya tiga anak jalanan Kancil, Sugeng, Heru dan Asih. Asih bisa dibilang orang tua asuh dari ketiga anak jalanan tersebut. Asih memiliki bisnis sendiri dan juga masalah sendiri dengan kehidupan pribadinya. Suaminya hanya datang untuk merampas duit. Akhirnya Asih berpacaran dengan seorang pemuda. Hubungan dengan ketiga anak-anaknya tidak mulus selalu memeiliki masalah, tetapi saling membutuhkan.

Kompilasi FourColours: Dari dan Tentang Jogja, 87 menit. Sutradara: Eddie Cahyono dan Ifa Isfansyah. UNTUK SEMUA UMUR

Kumpulan karya film para sutradara dari Jogjakarta sejak tahun 2003 sampai tahun 2007. Lewat karya mereka, Jogjakarta menjadi setting kisah yang lain dengan pengungkapan yang lain.

Pelucuran buku Katalog Film Indonesia (J.B Kristanto)

Buku Katalog Film Indonesia 2008 hadir dengan 2 bahasa yaitu bahasa indonedsia dan bahasa inggris dengan tampilan yang berbeda dengan edisi sebelumnya.

Diskusi dengan Prima Rusdi

Diskusi kerjasama dengan majalah HAI dengan pembicara Prima Rusdi dengan membahas buku karya Prima Rusdi yang berjudul “Bikin Film! Kata 40 Pekerja Film

Diskusi Musik (acara dalam konfirmasi)

Diskusi yang akan membahas tentang Musik Film yang kemudian akan dilanjutkan dengan Mini Konser Musik.

Pameran Foto Sejarah Bioskop

Pameran foto-foto sejarah bioskop yang menggunakan slideshow yang akan dilaksanakan pada tanggal 14-31 Maret 2008 di Galeri Cipta III dari jam 13.00-21.00.



* Tanggal 30 Maret tiap tahun diperingati sebagai Hari Film Nasional Indonesia. Hari itu tahun 1950, adalah hari pertama produksi film ‘Darah dan Doa’ karya Usmar Ismail. Meskipun produksi dan pemutaran film di Indonesia sudah mulai sejak tahun 1926, tapi karya ini diakui sebagai karya pertama setelah Indonesia menjadi bangsa merdeka pasca pengakuan kedaulatan Republik Indonesia.


About this entry