Jadwal dan Sinopsis Kineforum bulan Juli 2008

Download jadwal kineforum bulan Juli 2008.pdf

LIBURAN DI KINEFORUM YUK!

Setelah penat dengan ujian di sekolah Kineforum mengajak teman-teman berlibur bersama.

Bulan juni lalu kita ikut mengalami kisah Ayla, si gadis tsunami dan mengikuti Lunar memilih gambar-gambar kesukaannya untuk dimasukkan ke dalam bingkai teve tua.

Bulan ini kita akan menjelajah mencari Bendera, memahat bersama Anak-Anak Borobudur, pergi menjelajah bersama Trio Penjelajah Dunia dan melihat bagaimana persahabatan teman-teman di Prancis.

Selain itu kita juga akan melihat berbagai cara mengangkat karya sastra menjadi film atau karya video. Dua sutradara perempuan India, Mira Nair dan Gurinder Chadha masing-masing mengadaptasi novel Inggris klasik sesuai karakter mereka. Sementara itu para pembuat video dari Forum Lenteng menampilkan kembali cerita pendek (tertulis) menjadi bahasa audiovisual.

Semoga setelah menonton teman-teman mempunyai pengalaman tak terlupakan…….

Selamat liburan dan selamat menonton di Kineforum!

Liburan di Kineforum Yuk! -UNTUK Semua Umur-

Si Badung (1989), 120 menit Sutradara: Imam Tantowi Pemain:Viona Rosalina, Sheren Regina Dau, Nelson Sodak (Bahasa Indonesia)

Jarir adalah seorang guru sekaligus kepala sekolah di sebuah kota kecil. Ia harus berhadapan dengan Irfan yang memiliki konsep pendidikan modern. Jarir dan irfan lalu dihadapkan pada sekelompok anak-anak yang badung.

(FFI 1989 untuk Film Anak-Anak Terbaik, Film Musik Terbaik, sekaligus Cerita Terbaik)

Lenong Bocah The Movie (2004), 121 menit Sutradara: Aditya Gumay, Pemain: Ingrid Widjanarko, Noval Kurnia, Tina Toon, Alfiah (Bahasa Indonesia)

Tina adalah murid SD yang beruntung dilirik oleh seorang produser rekaman. Namun kesuksesan Tina membuat iri Ivi yang juga ingin masuk dapur rekaman. Berbagai cara dilakukan oleh Mak Wecek, ibu Ivi untuk mencelakai Tina. Berhasilkah ia?

(Lenong Bocah adalah kelompok komedi anak-anak yang pernah sangat populer di televisi)

BENDERA (2002), 75 menit, Sutradara Nan Achnas, Pemain: Hafidz Khoir, Nuansa Jawadwipa (Bahasa Indonesia)

Budi dan Rosi mendapat tugas untuk mengibarkan bendera pada hari Senin. Oleh ibu gurunya, mereka diminta mencuci bendera tersebut terlebih dahulu. Pada saat direndam bendera itu hilang, dan untuk mendapatkannya kembali mereka harus menghadapi serangkaian petualangan seru.

(Nominasi Tokyo Internastional Film Festival 2003)

Anak-Anak Borobudur (2007), 104 menit, Sutradara Arswendo Atmowiloto, Pemain: Adadiri Tanpalang, Butet Kartaredjasa, Acintyaswati, Christine Hakim (Bahasa Indonesia)

Amat adalah murid kelas V SD di sebuah desa dekat Candi Borobudur. Ayahnya seorang pemahat batu. Amat ditunjuk oleh sekolahnya untuk mewakili lomba tingkat propinsi, namun sayang patung batu pahatannya tak kunjung diselesaikan. Akhirnya patung itu diselesaikan oleh Ayahnya dan menang. Amat akan membuktikan bahwa ia tak hanya cerdas namun jujur.

(Unggulan Pemeran Pendukung Pria, FFI 2007)

Trio Penjelajah Dunia (2000), 77 menit, Sutradara Eko Kusumo Nugroho (Bahasa Indonesia)

Film ini mengingatkan kita akan serial boneka ”si unyil” di televisi. Tokohnya memang diperankan oleh boneka. Tiga bersaudara Tobi, Andi dan Icha suka bermain di laboratorium milik kakek mereka yang jenius. Salah satu karya kakeknya adalah mesin penjelajah dunia. Mereka pun terdampar di sebuah bukit sepi. Cerita seru akhirnya dimulai.

(Tasya yang menyanyikan lagu ”Jangan Takut Gelap” menjadi soundtrax film ini)

L’Argent de Poche (1976) 104 menit, Sutradara Francois Truffaut, Pemain: Nicole Felix, Chantal Petit, Tania Torens (Bahasa Perancis, Subtitel Bahasa Inggris)

Pada musim panas 1976, banyak orang tua dan guru memberikan perhatian serta kasih sayang yang tulus pada anak-anak mereka. Di antara itu, ada cerita tentang murid baru yang miskin, rahasia jelek seorang ibu, setiap orang pergi ke bioskop dan guru pun menerangkan bahwa: Hidup ini berat, tapi ajaib!

(Nominasi Berlin International Film Festival, Golden Globe, KCFCC Award)

La Tete de Maman (2007) 95 menit Sutradara CarineTardieu, Pemain: Karin Viard, Chloe Coulloud (Bahasa Perancis, Subtitel Bahasa Inggris)

Film ini bercerita tentang hubungan ibu dan anak perempuannya. Lulu, si anak, seolah mempunyai dua kepribadian. Disatu sisi ia bisa menjadi nakal, kadang juga pendiam dan penurut. Ibunya hampir stres mengikuti perkembangan Lulu.

Les Bronzes Font du Ski (1979), 90 menit Sutradara Patrice Leconte, Pemain: Maurice Chevit, Michael Blanc, Josiane Balasko (Bahasa Perancis, Subtitel Bahasa Inggris)

Merupakan film komedi Perancis klasik, yang sarat akan dialog-dialog lucu.Pada tahun 70an sekelompok teman berlibur ke gunung untuk main ski. Segala hal yang mungkin terjadi menjadi serba salah pada musim liburan kali itu.

World Cinema Features -UNTUK 13 Tahun keatas & Bimbingan Orang Tua-

Bride & Prejudice (2004) 111 Menit Sutradara : Gurinder Chadha Pemain : Aishwarya Rai, Martin Handerson, Danile Gillies, Naveen Andrews, dan Namrata Shirodkar

Dongeng tentang seorang wanita yang mencari suami di abad 21 di India, London dan Amerika. Berawal dari Nyonya Bakshi yang mengatur perjodohan untuk keempat putrinya yang cantik disebuah pesta pernikahan meriah. Dengan segera, Lalita (Aishwarya Rai) yang cerdas dan keras kepala mengumumkan bahwa ia hanya menikah karena cinta, membuat ibunya seperti mendapat mimpi buruk. Lalita kemudian bertemu dengan seorang Amerika yang kaya raya, Will Darcy (Martin Henderson) dan membuatnya berapi-api. Namun apakah ini cinta atau benci? Darcy menilai Lalita seperti orang California yang sombong. Sementara Lalita memandang Darcy sebagai orang yang tidak tahu apa-apa

Vanity Fair (2004) 141 menit Sutradara : Mira Nair Pemain : Reese Witherspoon, James Purefoy, Aileen Atkins, dan Jim Broadbent

Berkisah mengenai Becky, seorang gadis yatim piatu dari seorang seniman Inggris yang juga merupakan Anggota dari wanita penyanyi Perancis. Bahkan ketika kecil, dia sudah memimpikan sebuah kehidupan yang lebih menarik dibanding hak waris keturunan. Ketika dia meninggalkan Panti Asuhan Pinkerton di Chiswick, Becky berusaha untuk menaklukkan Masyarakat Inggris dengan cara apapun. Dia menyebarkan semua dari kejenakaannya, akal bulus, dan daya tarik di abad 19. Ia bekerja sebagai pengasuh anak-anak Sir Pitt Crawley (Bob Hoskins), ia tidak hanya memenangkan hati mereka namun juga Bibi Matilda (Eileen Atkins) yang sangat kaya. Walau hubungan mereka dekat, namun Becky sadar bahwa ia tidak bisa menjadi bagian di lingkungan tersebut seutuhnya.

Layar Sastra -UNTUK 10 Tahun Keatas-

Cerpen Untuk Film I

M /, 25 menit Sutradara Ajeng Nurul Aini
Terinspirasi dari cerpen Keluarga M karya Budi Darma, dalam buku Orang-Orang Bloomington, Metafor Intermedia Indonesia, 2004

Peluru yang terlontar dari senapan mainan berdampak kepada perdebatan seorang pemilik sepeda motor dengan keluarga M di sebuah kawasan pemukiman. Dua pihak yang telah menjadi tetangga dalam satu hunian melancarkan argumen pembelaan diri dan kebenaran atas sebab peristiwa itu, rusaknya tangki sepeda motor. Ketiadaan saksi mata berlawanan dengan adanya barang bukti. Penelusuran dilakukan oleh seorang pembuat film. Seperti pembuatan feature investigative, “sutradara” menemukan pemilik motor mempunyai fantasi-fantasi mengerikan kepada orang-orang disekitarnya. Dia tetap menjadi orang yang “asing” di lingkungan tempat tinggalnya.

Suara Kota, 14 menit Sutradara Syaiful Anwar
Terinspirasi dari cerpen Sybil karya Umar Kayam, dalam buku Seribu Kunang-Kunang di Manhattan, PT Pustaka Utama Grafiti, 2003

Bagaimana melihat mobilisasi yang ada di kota (Jakarta)? Ada tanda-tanda yang mewakili kuasa sistem yang ada dalam masyarakat; ekonomi, politik dan kebudayaan. Mata Sybil menangkap tanda-tanda ini dalam perjalanannya menelusuri jalan-jalan di Jakarta. Mata Sybil adalah adalah mata orang-orang di kota besar. Mata Sybil adalah mata orang-orang yang tertindas secara sistematik oleh kuasa kapital, politik dan kebudayaan di Jakarta.

Secangkir Copy Paste Dan Cell, 19 menit Sutradara Maulana M. Pasha
Terinspirasi dari cerpen Secangkir Kopi dan Sepotong Donat karya Umar Kayam, dalam buku Seribu Kunang-Kunang di Manhattan, PT Pustaka Utama Grafitti, 2003

Narator mempertanyakan siapa Jim dan Peggy. Dua tokoh dalam film ini yang merupakan “orang-orang” disekitar kita saat ini. Ada pertemuan yang tersembunyi di ruang pribadi. Jim dan Peggy adalah tokoh yang terjebak dalam lingkaran pesan dan media saat ini, dari film, radio, televisi, hingga ke video handphone. Orang-orang instant ini akan hilang begitu saja seperti kecepatan dunia “pesan” kontemporer yang selalu berubah dari satu bentuk ke bentuk yang baru.

Lingkaran X, 9 menit, Sutradara Bagasworo Aryaningtyas
Terinspirasi dari cerpen Yorrick karya Budi Darma, dalam buku Orang-Orang Bloomington, Metafor Intermedia Indonesia, 2004

Sekelompok anak muda tinggal serumah. Namun, ada satu orang yang berbeda diantara mereka (Aku). Aku berusaha untuk dapat menjadi bagian dari mereka. Namun, karena perbedaan pergaulan dan budaya, Aku menjadi korban dari sistem pergaulan di rumah itu. Aku merencanakan perlawanan. Ia lakukan berbagai cara untuk membalas perlakuan dari orang-orang di rumah itu. Tapi, Aku tetaplah seorang pengecut yang hanya dapat membalasnya dengan umpatan dalam hati dan tindakan-tindakan di belakang layar yang pasti tidak mungkin bisa merubah yang sudah ada di rumah itu.

Maria, 16 menit, Sutradara Fuad Fauzi
Terinspirasi dari cerpen Pembotakan Terakhir karya AA Navis, dalam buku Robohnya Surau Kami, Gramedia Pustaka, cetakan 13, 2007

Kenangan masa lalu telah merubah hidup Aku. Hidup dalam memori masa lalu menjadikan ia untuk bertanya lagi tentang peristiwa tragis yang menimpa Maria (seorang teman masa kecil Aku). Dalam sebuah percakapan imajiner, Aku bertanya kepada Maria bagaimana dia hidup sekarang? Apakah ia bertemu dengan Ayah dan Ibunya? Aku bercerita kepada Maria apa yang terekam dalam hidupnya saat Pembotakan Terakhir-nya pada saat umur tujuh tahun. Ada darah dan tangis dalam rekaman itu.

Cerpen Untuk Filem II

Balada Hari Raya, 18 menit, Sutradara Riezky Andhika Pradana
Terinspirasi dari cerpen Karjan dan Kambingnya karya Hamsad Rangkuti, dalam buku Sampah Bulan Desember, Penerbit Buku KOMPAS, 2000

Pemandangan Stasiun Tanah Abang yang berseberangan dengan bongkaran dan kereta api ekonomi menyusuri gubug-gubug penghuni pinggiran rel kereta api dari pagi, siang dan malam, menjadi saksi pertemuan Karjan dan Parmin. Nostalgia mereka kemudian diwakili oleh seekor kambing yang diberikan Parmin kepada Karjan. Petualangan Karjan membawa kambingnya menyusuri masa lampau di sepanjang rel kereta api bermuara pada kesialan Karjan yang dituduh mencuri kambing.

Peggy Kemana Kau Semalam?, 14 menit, Sutradara Arissa Afridayanti R.

Terinspirasi dari cerpen Secangkir Kopi dan Sepotong Donat karya Umar Kayam, dalam buku Seribu Kunang-Kunang di Manhattan, PT Pustaka Utama Grafitti, 2003

Ruang makan menjadi tempat pertemuan para pekerja di jam makan siang. Seseorang diantaranya punya sesuatu yang lain; pengintaian atas nama cinta. Dia adalah salah seorang pekerja dan bertemu Peggy di tempat itu. Ada cerita tersembunyi di antara keduanya dan sekumpulan pekerja menjadi saksi kisah mereka. Namun seorang pendeta angkat bicara. Pendeta itu berkhotbah di depan orang banyak tentang perjamuan antara Peggy dan dia.

Interior Kaca, 17 menit, Sutradara Otty Widasari

Terinspirasi dari cerpen Yorrick karya Budi Darma, dalam buku Orang-Orang Bloomington, Metafor Intermedia Indonesia, 2004

Ada yang ‘asing’ di rumahnya. Tawaran demi tawaran disajikan ‘asing’ kepadanya. Perlahan tawaran itu menyeret dan mengurungnya ke dalam kesemuan. Pertualangan dalam ruang kesemuan itu membuatnya tidak sadar bahwa ia telah membuat terasing di ruang itu dan juga bagi dirinya sendiri.

Disko Plastik, 23 menit, Sutradara Gelar Agryano Soemantri & Mirza Jaka Suryana
Terinspirasi dari cerpen Yorrick karya Budi Darma, dalam buku Orang-Orang Bloomington, Metafor Intermedia Indonesia, 2004

Idris adalah seorang pelayan. Dalam sebuah pesta yang dihadiri oleh orang-orang besar, ia mempunyai rencana lain. Sebuah aksi pembalasan telah disiapkan sebelum pesta liar para petinggi besar dimulai. Ia merencanakan aksi pembunuhan kepada simbol-simbol sistem yang ada di dunia. Pada waktu yang sudah direncanakan ia memasukan racun mematikan ke dalam minuman yang dibagikan kepada para tamu. Semua terkapar. Pembalasan sudah terpenuhi. “Siapakah musuh-musuh kita? Ini adalah pertanyaan pertama bagi revolusi!”


About this entry