Sejarah adalah Sekarang 3 (BFN ’09)

web_title_bfn09

DOWNLOAD Jadwal Program Sejarah adalah Sekarang 3 (BFN ’09) *pdf

1-31 Maret 2009
Kineforum, Komunitas Salihara, dan Galeri Cipta III TIM

Memasuki edisi ketiga Sejarah adalah Sekarang kineforum mulai menghadapi kelangkaan judul-judul film klasik Indonesia. (Ada angka ‘3’ di belakang SAS sekarang. Pada awalnya kami sama sekali tidak berani berharap acara ini bisa berjalan terus. Dengan bangga kami meletakkan angka ‘3’ pada edisi tahun 2009 ini, dengan harapan angka ini akan terus berurut). Kondisi arsip film tidak membaik secepat yang kita butuhkan dan ada banyak hal yang menimbulkan rasa ingin tahu kita tentang sejarah film tetap tersebar dan sulit sekali dikumpulkan.
Continuity, ini konsep terpenting dari Sejarah adalah Sekarang edisi ini. Kami berusaha mempertahankan dan mengembangkan program-program retrospektif (Body of Works) dan pameran sejarah bioskop. Selain itu juga mengembangkan kerjasama dengan para pemusik yang telah mengubah wajah film Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir. Kami merasa kontinuitas ini membantu pemirsa dan kami untuk tumbuh bersama lewat pengalaman di ruang peristiwa film kami ini.
Kerjasama baru: Publik untuk Ruang Publik. Sejak 2008, kineforum makin menyadari kerentanan posisi ruang publik kalau tak mendapat dukungan publiknya.

PROGRAM FILM
1-31 Maret ’09 –Kineforum & Komunitas Salihara-

Romansa 6 Dekade
Romansa 6 Dekade akan mempersembahkan cerita-cerita cinta sejak tahun 1950-an sampai 2000-an, dimana disetiap masanya cerita-cerita tersebut memiliki latar belakang cerita sesuai dengan permasalahan sosial disetiap masanya dari tahun 1950-2000 film yang akan diputar adalah :

pedjuang-1960-ki-ka-bambang-irawan-lies-noor-chitra-dewi-farida-arriany-dan-rendra-karno
Pedjuang, (1960), (B. Indonesia/Subtitel B. Inggris). Sutradara : Usmar Ismail. Pemain : Bambang Hermanto, Chitra Dewi, Rendra Karno, Bambang Irawan (15+)

Sekitar tahun 1947, sebuah peleton pimpinan Letnan Amin mendapat tugas untuk mempertahankan sebuah jembatan yang sangat strategis. Di balik pasukan itu, berlindung sejumlah pengungsi. Antara lain Irma, anak keluarga menengah yang sinis terhadap perjuangan kemerdekaan. Antara Amin dan Irma terjalin hubungan kasih, yang mereka sembunyikan. Sersan mayor Imron yang urakan juga menaruh hati atas Irma. Ketika Amin terluka, Imron diserahi memimpin pasukan untuk meninggalkan tempat yang sudah dikuasai Belanda itu.

tiga-dara-1956-indriati-iskak-chitra-dewi-mieke-wijaya-bb

Tiga Dara (1956) Sutradara : Usmar Ismail Pemain : Chitra Dewi, Indriati Iskak, Fifi Young, Mieke Wijaya, Rendra Karno, Bambang Irawan (15+)

Tiga Dara. Nunung, Nana, dan Nenny, cukup bikin pusing si nenek, pengganti ibu mereka yang meninggal dunia. Apalagi bapak pusing dengan urusannya sendiri. Di sekitar gadis itu muncul Herman dan Joni. Pertentangan pertentangan antara Nunung yang pendiam dengan Nana yang agresif berhasil ditanggulangi oleh si bungsu yang lincah, Nenny

arini-1987-21
Arini, Masih Ada Kereta Yang Lewat (1987) Sutradara : Sophan Sopian Pemain : Sophan Sopian dan Widyawati
Ramadhan dan Ramona (1992) Sutradara : Chaerul Umam Pemain : Djamal Mirdad dan Lydia Kandou
eiffel1
Eiffel I’m In Love (2003) Sutradara : Nasri Cheppy Pemain : Samuel Rizal dan Sandhy Aulia
love2
LOVE (2008) Sutradara : Kabir Bhatia Pemain : Sophan Sophian, Widyawati, Luna Maya, Laudya Chintya Bella, Wulan Guritno, Darius Sinathrya
badai-pasti-berlalu-1977-christine-hakim-diboncengi-roy-marten
Badai Pasti Berlalu (1977) 112 Menit. Sutradara : Teguh Karya. Pemain : Christine Hakim, Roy Marten, Slamet Rahardjo, Mieke Wijaya.

aadc6
Ada Apa Dengan Cinta (2001), 110 Menit, . Sutradara : Rudi Soedjarwo. Pemain : Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Ladya Cheryl, Adinia Wirasti, Dennis Adhiswara.

BODY OF WORKS
Body of Works merupakan salah satu program yang selalu ada setiap penyelenggarakan Bulan Film Nasional (2007 : Asrul Sani, 2008 : Suzanna). Program ini bentuk apreasi penghargaan terhadap dedikasi seorang aktor terhadap dunia perfilm. BFN ’08 dalam Body of Works: Lintas Dekade Suzanna, melihat dedikasi suzanna terhadap dunia film dari masa kecil hingga usia lanjut dalam film darah dan doa, dan dalam genre-genre film yang berbeda dari drama hingga horror. Pada Sejarah adalah Sekarang ini kita akan melihat BOW: Bing Slamet, Komedian Indonesia dan Djadug Djajakusuma (salah satu pendiri Perfini)

Body Of Works: Mengenang (Mengenal?) Bing Slamet

Retrospektif film-film almarhum Bing Slamet, meskipun orang Indonesia sat ini akan tetap menyebut nama Bing Slamet saat membicarakan film komedi Indonesia, tapi pada kenyataannya kita berbuat sangat sedikit untuk melestarikan karya-karyanya

bing-slamet2tiga_buronan

Tiga Buronan (1957). Sutradara : Nya Abbas Akup. Pemain : Bing Slamet, Chitra Dewi dan Bambang Irawan.

web_ambisi
Ambisi (1973) 95 Menit. Sutradara : Nya Abbas. Pemain :Bing Slamet, anna Mathovani, Fifi Young, Benyamin S

BOW D Djajakusuma

Sejak orang Indonesia membuat film selalu ada pertanyaan soal bagaimana menunjukan identitas Indonesia. Sekilas tampak bahwa Djajakusuma tak ambil pusing soal menonjolkan identitas (nasionalisme) dalam karya seni. Tapi dari karya-karyanya kita bisa melihat bahwa ia sendiri bergulat dengan pertanyaan identitas itu dari sisi lain.

webdjajakusumabw1
Embun (1951) Sutradara : D Djajakusuma Pemain : Rd Ismail, AN Alcaff, dan Titi Savitri

harimau-tjampa-bambang-hermanto-nurnaningsih-1953-b
Harimau Tjampa (1953). Sutradara: D Djajakusuma. Pemain : Bambang Hermanto, Nurnaningsih dan Rd Ismail.

Tjambuk Api (1958). Sutradara : D Djajakusuma. Pemain : Bambang Irawan, Aminah Cendrakasih, dan Sukarno M Noor.
Pak Prawiro (1958). Sutradara : D Djajakusuma. Pemain : Rendra Karno, Chitra Dewi, dan Bambang Hermanto.

Malin Kundang (Anak Durhaka) (1971). Sutradara : D. Djajakusuma. Pemain : Fifi Young, Rd Mochtar, Hadisjam Tahax, Mansjursjah, Darussalam, Rano Karno, Putu Wijaya.

KALI PERTAMA / THEIR FIRST TIME
Program Film Pendek Indonesia, film pendek yang merupakan film-film pertama sutradara Indonesia termuka.

KALI PERTAMA 1 (dari Era Karut Marut)

gerbong-satu-dua

Gerbong Satu…Dua… (1984), 12 menit, (B. Indonesia/Subtitel B. Inggris). Sutradara : Garin Nugroho.
Hanya Satu Hari (1988), 11 menit. Sutradara : Nan T. Achnas.

dua-nada

Dua Nada (1990), 9 menit. Sutradara : Ravi L. Bharwani.
Lelaki Tua (1991), 12 menit. Sutradara : Hendrata R. Saputra.

Sonata Kampung Bata (1993), 14 menit. Sutradara : Riri Riza.
Happy Ending (1994), 12 menit. Sutradara : Harry Dagoe Suharyadi.

KALI PERTAMA 2 (dari Era Sengkarut)

Tlutur (1999), 20 menit. Sutradara: Hanung Bramantyo.

Pasar (2001), 23 menit. Sutradara : Rako P. Borneo.
A Very Slow Breakfast (2002), 6 menit. Sutradara Edwin.
Harap Tenang, Ada Ujian! (2006), 15 menit. Sutradara : Ifa Isfansyah.

UNDERWORLD / DUNIA BAWAH
Sebagai alat mengintip, film seringkali membawa kita menintai dunia lain. Kineforum mengajak para penonton melihat kembali dunia bawah: rumah buat hal-hal yang dianggap bertentangan dengan hukum moral, kewarasan atau (kadang-kadang) iman. Dunia fisik tak pernah bosan mengangkat persoalan dunia bawah ini: dunia pembunuh (bayaran), pelacuran, perjudian, rumah sakit jiwa, mistik atau legenda harta karun yang jadi rebutan
Film yang diputar :

kala5
Kala (2007), 106 menit, (B. Indonesia/Subtitel B. Inggris). Sutradara: Joko Anwar Pemain : Fachri Albar, Ario Bayu, Shanty, Fahrani.

quickie1
Quickie Express (2007), 124 menit, , (B. Indonesia/Subtitel B. Inggris). Sutradara : Dimas Djayadiningrat. Pemain : Tora Sudiro. Lukman Sardi, Amink, Tino Saroengallo, Sandra Dewi, Ira Maya Sopha, Rudy Wowor, Tio Pakusadewo.

gara-gara-bola
Gara-gara Bola (2008), 72 menit, , (B. Indonesia/Subtitel B. Inggris). Sutradara : Khalid Kashogi dan Agasyah Karim. Pemain : Herjunot Ali, Winky Wiryawan, Aida Nurmala, Ayu Dewi, Otto Satrya Djauhari, Aming, Indra Herlambang, Joko Anwar.

webmataharimatahari
Matahari-matahari (1985) Sutradara : Arifin C Noer Pemain : Marissa Haque, Rima Melati, dan Jajang C Noer
Mat Peci (1978) Sutradara : Willy Wilanto Pemain : Rachmat Hidayat, Tuty S, dan Dorris Callebaute.
Beth (2000) 80 menit. Sutradara : Aria Kusumadewa. Pemain : Inne Febriyanti, Bucek Depp, Nurul arifin, Renny Djayoesman.
Jakarta Undercover (2007) 96 menit. Sutradara : Lance. Pemain : Luna Maya, Kenshiro Arashi, Lukman Sardi, Verdi Solaiman, Adry Valeri Wens, Fachri Albar, Christian Sugiono

Dunia Perempuan Nia Dinata: Suatu Perjalanan Lintas Waktu dan Lintas Etnis

Selain itu ada juga keping-keping yang membawa kita melintasi identitas etnis dan kelas sosial. Pada dasarnya semua perempuan dalam film-film Nia Dinata hidup di wilayah urban atau suburban. Melalui kehidupan para perempuan ini kita mendapatkan kesan mengenai kota dan hubungan para manusianya
Arisan! (2003) 128 Menit, , (B. Indonesia/Subtitel B. Inggris). Sutradara : Nia Dinata. Pemain : Tora Sudiro, Cut Mini Theo, Aida Nurmala, Surya Saputra, Rachel Maryam, Jajang C Noer, Ria Irawan.

cbk-1

Ca Bau Kan (2001) 119 menit, , (B. Indonesia/Subtitel B. Inggris). Sutradara : Nia Dinata. Pemain : Ferry Salim, Lola Amaria, Niniek L Karim, Tutie Kirana, Robby Tumewu, Alex Komang, Irgi A Fahrezi.
Perempuan Punya Cerita (2007) 112 Menit, , (B. Indonesia/Subtitel B. Inggris). Sutradara : Nia Dinata, Upi, Lasja F Susanto, Fatimah T Rony. Pemain :Rachel Maryam, Rieke Diah Pitaloka, Kirana Karasati, Fauzi Baadila, Shanty, Sarah Sechan, Susan Bachtiar.

berbagi-1
Berbagi Suami ( 2006) 127 Menit, , (B. Indonesia/Subtitel B. Inggris). Sutradara : Nia Dinata. Pemain : Jajang C Noer, El Manik, Tio Pakusadewo, Dominique a Diyose, Shanty, Ria Irwan.

PAMERAN SEJARAH BIOSKOP INDONESIA

layout4web

Kurator : Ardi Yunanto
1-31 Maret ‘09 –Galeri Cipta III TIM & Komunitas Salihara-
Meneruskan pameran Sejarah Bioskop Indonesia yang sudah dimulai pada tahun 2008, tahun 2009 ini kita meneruskan pameran ini dengan materi pameran yang diperbarui/dikembangkan dan juga akan memperlihatkan koleksi poster-poster KineKlub DKJ tahun 1970an – 1990an.

ACARA MUSIK

purp-mar09
PUBLIK untuk RUANG PUBLIK : Konser Musik

Programmer: Indra Ameng.
29 Maret ’09 –Komunitas Salihara-
Menampilkan : SORE, kunokini, dan Efek Rumah Kaca.
Konser musik film yang merupakan sebuah acara penggalangan dana untuk Kineforum. Konser musik film didukung oleh para pemusik yang menciptakan karya-karya untuk film yang akan diadakan di Salihara.

Tiket Acara Publik untuk Ruang Publik:

Pre-Sale

Pelajar/Mahasiswa: Rp 30.000

Umum: Rp 50.000

On the Spot

Pelajar/Mahasiswa: Rp 40.000

Umum: Rp 60.000

(seluruh pemasukan digunakan untuk mendukung biaya operasional kineforum)


About this entry