Perayaan Hari Bumi dan World Cinema Features @kineforum

DOWNLOAD PROGRAM KINEFORUM BULAN APRIL 2009

PROGRAM WWF 1 (UNTUK SEMUA UMUR)

The 5 Rhino Species in Asia and Africa, (50’), Bahasa Inggris.
Lima jenis badak di Asia dan Afrika, bagaimana mereka hidup dan harus menghadapi kepunahan.

Perdagangan Satwa Langka Dilindungi (5’), Bahasa Indonesia.
Paparan fakta-fakta mengenai perdagangan satwa yang terjadi.

PROGRAM WWF 2 (UNTUK 12 TAHUN KE ATAS)

Global Forest and Trade Network (65’), Bahasa Inggris/Subtitle: Bahasa
Indonesia 60% hutan tropis di Indonesia habis ditebang. Para ilmuwan di obeservatorium bumi NASA memperkirakan bahwa jika laju kecepatan penebangan hutan saat ini terus berlanjut hutan tadah hujan dunia akan lenyap dalam waktu 100 tahun dan kerusakan hutan ini merupakan salah satu penyebab terjadinya efek iklim global dan melenyapkan sebagai besar spesies flora dan fauna di bumi. Indonesia pernah memiliki hutan tadah hujan dengan keanekaragaman hayati terbanyak di dunia, namun telah dirusak. Global Forest and Trade Network memaparkan bagaimana sebuah industri kayu di dunia.

PROGRAM WWF 3 (SEMUA UMUR)

Wilde wereldreizen: Borneo , (30’), Bahasa Inggris
Wanita berasal dari Belanda berpetualang di Borneo, dari menikmati liarnya arus sungai sampai berkemah disebuah hutan dengan cara hidup yang masih tradisional, seperti menyalakan api dengan gesekan batu.

Taman Nasional Sebangau: kenali, miliki, cintai (15’), 2006, Bahasa Indonesia
Pemerintah daerah mengupayakan berbagai aktifitas untuk Taman Nasional Sebagau dengan berbagai macam aktifitasnya yang meminimalisasi kerusakan alam. Kopi dan Konservasi: Di Taman Nasional Bukit Barisan (6’), Bahasa Indonesia Memaparkan tiga masalah di Taman Nasional Bukit Barisan yaitu Perambahan, Penebangan dan Perburuan liar.

Kerici Seblat: Tabungan Masa Depan (11’). Produksi: Departemen Kehutanan dan Perkebunan & WWF. 2002, Bahasa Indonesia
Gadis cilik membaca sebuah buku tentang hutan, dimana terdapat banyak keragaman flora dan fauna didalamnya.

PROGRAM WWF 4 (12 TAHUN KE ATAS)

Energi Bumiku Satu (10’). Produksi: Power Switch! Indonesia. Bahasa Indonesia Memaparkan cara menghemat sumber daya listrik.

thank-you-and-good-night-mother

THANK YOU AND GOODNIGHT MOTHER, 2005. (62’). Sutradara: Ivan Handoyo. Dokumenter. Bahasa Indonesia/ Subtitle: Bahasa Inggris Sebuah surat dari videografer : Ivan Handoyo,
Memori kolektifnya mengenai kehidupan dan aktifitas masyarakat pantai, mengenai ombak dan berselancar. Ia merekam dua perkampungan maritim di Indonesia : Bandulu dan Carita (Banten). Mereka adalah para peselancar bebas, bagaimana kebahagian mereka dikala berinteraksi dengan alam dan sepotong papan, menjadi selaras dengan ombak dan merasakan momentum kehidupan dalam berselancar. Momen kekinian dalam ombak menyimpan kebahagian untuk masa depan dan masa lalu mereka. Diputar di Art Film Festival Slovakia

PROGRAM WWF 5 (12 TAHUN KE ATAS)

Squandering (2’), Footage, Bahasa Inggris
Footage bagaimana habitat laut perlahan musnah karena ulah manusia yang menggunakan alat bantu pancing yang tidak selektif dan aman.

turtles-in-trouble2

Turtles in Trouble (9’). Produksi: Marine Conservation Society, Animasi, Bahasa Inggris
Sebuah animasi yang memperlihatkan bagaimana cara-cara kita dapat menyelamatkan kelestarian kura-kura.

Les Villages; Fish Don’t Cry, 2008 (11’), Sutradra: Cipto Aji Gunawan. Dokumenter. Teks: Bahasa Inggris
Sebuah cerita tentang sebuah desa di Bali, yang nelayannya menangkap ikan dengan menggunakan zat sianida yang merusak laut dan habitat lainnya.

byebye-buyat2

BYE BYE BUYAT, 2005 (35’). Sutradara: Erik Wirawan. Dokumenter. Bahasa Indonesia/Subtitle: Bahasa Inggris
Film Dokumenter “Bye Bye Buyat” yang menceritakan perlawanan warga Buyat Pante, Sulawesi Utara terhadap sebuah perusahaan Internasional tambang skala besar. Bertahun-tahun warga melakukan perlawanan karena terkena pencemaran, tetapi selalu gagal. Hingga pada akhirnya mereka bersama-sama pindah dari desa yang telah bepuluh-puluh tahun mereka huni.

*) Pada tanggal 2 – 5 November 2006 film ini lolos seleksi & screening di American Conservation Film Festival (ACFF) 2006, Shepherdstown dan West Virgina, U.S.A
*) Film Dokumenter Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2006

PROGRAM WWF 6 (12 TAHUN KE ATAS)

LAUT YANG TENGGELAM (THE DROWN SEA) 2006 (94’). Sutradara: Yuslam Fikri Ansari (Yufik). Produksi: Komunitas Perfilman Intertekstual (KoPI Bandung). Dokumenter. Bahasa Indonesia/Subtitle: Bahasa Inggris
Akibat sedimentasi yang terus-menerus, Laguna Sagara Anakan yang terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Nusakambang-an, mengalami pendangkalan. Dari tahun ke tahun, luas Sagara Anakan kian menyempit. Bentang alam pun berubah: yang tadinya laut, kini menjadi daratan. Masyarakat Kampung Laut yang hidup di sekitar Sagara Anakan yang merupakan masyarakat nelayan, sebagian di antaranya kemudian mulai beralih profesi menjadi petani: bertani, “nunut nandur” di tanah timbul yang dulunya adalah laut tempat mereka menyandarkan hidup. Di balik kecemasan akan pertanyaan, tanah timbul itu milik siapa; tak hentinya pula mereka berjuang demi mewujudkan sebuah harapan: tanah yang tadinya laut itu kelak akan bisa menjadi milik mereka. Film dokumenter Indonesia pertama yang meraih Awards of Excellence untuk kategori New Asian Currents di ajang Yamagata International Documentary Film Festival (YIDFF) 2007.

Program WWF 7 (12 TAHUN KE ATAS)

On The Waterfront (Video Diary) ; (14’). Sutradara: Garin Nugroho. Produksi: SET Films. Bahasa Indonesia/Subtitle:Bahasa Inggris
Sebuah dokumenter tentang pelabuhan yang konotasinya disamakan dengan ketoprak dimana layar dinaik turunkan sedemikian rupa sehingga menjadi serentetan cerita, sama dengan sejarah pelabuhan yang menceritakan banyak hal.

Air dan Romi, 1991 (24’). Sutradara: Garin Nugroho. Produksi: SET Films Workshop. Bahasa Indonesia/Subtitle: Bahasa Inggris
Tiga pria dengan pekerjaan yang berbeda-beda bercerita tentang pekerjaanya. Romi si penjual air bersih. Kodir penjual es campur. dan Tarmin sebagai petugas kebersihan.

Dokumenter Duyung, 2004 (45’). Sutradara: Lianto Luseno Produksi: Sea World Indonesia dan SET Films Workshop. Bahasa Indonesia
Cerita tentang La Ode dan perjalanan duyung dari Mopaano ke Sea World Indonesia.

WORLD CINEMA FEATURES

jenseits_der_stille1 Jenseits der Stille (Melampaui Kesunyian), 1996, drama, 109 menit, (B. Jerman/Subtitel B. Inggris). Sutradara: Caroline Link. Pemain: Sylvie Testud, Tatjana Trieb, Howie Seago, Emmanuelle Laborit. UNTUK 12 TAHUN KE ATAS

Orang tua Lara bisu-tuli. Oleh karena itu, sejak kecil Lara harus memikul tanggungjawab. Setelah menyelesaikan SMA-nya Lara ingin meninggalkan kota kecil di Bavaria untuk kuliah musik di Berlin. Ini menyebabkan munculnya masalah dengan ayahnya. Masalah ini makin parah karena ibunya kemudian meninggal.

*) Perwakilan film Jerman untuk kategori Film Berbahasa Asing Academy Awards 1997, AS.

one_who_set_forth Von einem der Auszog: Wim Wenders frühe Jahre (One who Set forth: Wim Wenders’ Early Years), 2007, dokumenter, 100 menit, (B. Jerman/Subtitel B. Inggris). Sutradara: Marcel Wehn. UNTUK 12 TAHUN KE ATAS Film

dokumenter ini melacak tahun-tahun awal karir penyutradaraan Wim Wenders, salah satu sutradara terbaik dari kalangan film Jerman sejak Perang Dunia II. Film ini mengantarkan kita pada kisah hidupnya sebelum ia meninggalkan negerinya dan berangkat ke Amerika pada akhir 1970-an.


About this entry