Kineforum Mei : Suatu Hari pada Bulan Kineforum

DOWNLOAD jadwal pemuataran Kineforum bulan Mei *pdf

Suatu Hari pada Bulan Mei

Suatu hari pada bulan Mei tahun 1886, ratusan ribu buruh di Chicago mogok meminta satu hari kerja yang panjang dibatasi hingga 8 jam kerja. Suatu hari pada bulan Mei tahun 1968 mobil-mobil dan tiang listrik di Paris terjungkir, mahasiswa dan buruh turun ke jalan menentang pemerintahan konservatif. Suatu hari pada bulan Mei tahun 1998, para perempuan di Jakarta membentuk dapur umum untuk mendukung para demonstran yang mengakhiri 30 tahun lebih pemerintahan rezim militer.

Hari ini pada bulan Mei 2009, kita lagi berada di tengah dunia (sekali lagi) dilanda krisis ekonomi.

Seperti tahun-tahun sebelumnya pada bulan Mei kineforum menampilkan film-film tentang gerakan sosial dari berbagai tempat dunia, berbagai kurun waktu. Peristiwa-peristiwa ini membawa perubahan dalam hidup kita semua dan teknologi film dan video memungkinkan kita menyaksikan dan memikirkannya kembali. Perubahan di berbagai belahan dunia ini tampil dalam film cerita dan dokumenter, yang njelimet dan yang kocak.

Pada bulan ini juga kami kedatangan program khusus yang sangat penting untuk sejarah film dunia. Istituto Italiano di Cultura dan Kedutaan Besar Italia menyajikan retrospektif Massimo Troisi, penulis, penyair serta aktor dan sutradara komedi kawakan dari Italia. Penghargaan yang diterimanya berkisar dari Italia sendiri, hingga Academy Awards dari AS.

Selamat menonton di kineforum!

world cinema feature

good-bye-lenin Good Bye Lenin (2003) 121 menit Sutradara: Wolfgang Becker, Pemain:Daniel Bruhl, Katrin Sass, Chulpna Khamatova, dan Maria Simon. Komedi | Drama

Alex dan saudarinya Ariane tinggal bersama ibu mereka yang aktivis pemerintah. Saat itu tahun 1989 dan Berlin masih terpisah oleh sebuah tembok yang membatasi antara wilayah barat dan timur. Tanpa sepengetahuan sang Ibu, keadaan telah berubah dan kedua Jerman dalam proses unifikasi. Sayangnya, kondisi sang ibu masih lemah dan tidak boleh menerima sesuatu yang mengejutkan. Oleh karena itu, Alex dan Ariane kemudian menciptakan dunia semu untuk ibu mereka, dimana mereka masih hidup di sebuah apartemen yang bernuansa komunis, sementara diluar jendela mereka kapitalis mulai memasuki kehidupan masyarakat.

sophie-scholl-e28093-die-letzten-tage Sophie Scholl – Die Letzten Tage, 2005, Drama, Sutradara: Marc Rothemund, Pemain: Julia Jentsch, Gerald Alexander Held, Fabian Hinrichs, dan Johanna Gastdorf
Munich, 1943: Sophie dan Hans Scholl adalah anggota grup “Weiße Rose” (Mawar Putih), sebuah kelompok perlawanan anti-Nazi yang kebanyakan beranggotakan mahasiswa. Sophie Scholl bergabung dengan kelompok itu sebagai satu-satunya anggota perempuan. Pada tanggal 18 Februari 1943, Sophie dan saudaranya, Hans, tertangkap basah sedang menyebarkan selebaran anti-Nazi di kampus. Setelah ditangkap, ia dan saudaranya harus menghadapi proses interograsi yang kejam. Ini merupakan akhir tragis dari drama penuh keberanian seorang perempuan bernama Sophie Scholl.

Body Of Work Massimo Troisi

troisi

Massimo Troisi (19 februari 1953—4 juni 1994) adalah seorang aktor, sutradara dan penyair yang pernah pernah meraih nominasi di Academy Award. Ia dikenal dengan perannya sebagai Mario Ruoppolo di film Il Postino pada tahun 1994. Troisi menulis, menyutradarai dan bermain dalam film pertamanya, Ricomincio da tre (Memulai dari Tiga) pada tahun 1981. Ia pun meraih sukses dan juga kritik membangun yang membuta dirinya diakui sebagai salah satu sutradara paling berbakat di tahun 1980-an.Ricomincio da tre mengisahkan mengenai problematika cinta dari seorang remaja napoli. Sebagian ceriota terinspirasi dari masa muda Troisi. Scusate il ritardo, yang hampir mirip dengan film sebelumnya, dirilis pada tahun 1983. Troisi berpasangan dengan Roberto Benigni dalam film Non ci resta che piangere (1985), dimana keduanya secara tidak sengaja kembali ke masa lalu pada abad ke -15.

Setelah memainkan beberapa peran kecil, pada tahun 1987 Troisi menyutradarai Le vie del Signore sono finite, yang dibuat pada masa fasisme. Film tersebut memenangi Silver Ribbon untuk naskah terbaik.Pada tahun berikutnya ia bermain bersama Marcello Mastroianni, dalam film Splendor (1988), Che ora è? (1989) dan Il viaggio di Capitan Fracassa (1990) karya Ettore Scola Film terakhirnya, di mana ia bertindak sebagai sutradara, penulis naskah sekaligus aktor adalah Pensavo fosse amore, invece era un calesse (1991), sekali lagi bercerita mengenai problematika cinta sehari-hari yang dialami oleh pria dan wanita.

scusate-il-ritardo Scusate Il Ritardo (Sorry For The Delay) (1983) Pemain: Massimo Troisi, Giuliana de Sio, Lina Polita, dan Francesco Acampora. Komedi UNTUK 12 TAHUN KEATAS

Bercerita mengenai tiga orang napoli: Vincenzo muda yang tidak semangat menghadapi dunia kerja; Tonino, seorang pria yang tak dapat melupakan mantan pacarnya, dan Anna, yang masih saja menderita karena kisah cintanya yang gagal dan berharap dapat menjalin sebuah kisah bersama Vincenzo.

ricomincio_da_tre Ricomincio Da Tre (I’m Starting From Three) (1981) 110 menit. Pemain: Massimo Troisi, Fiorenza Marchegiani, Lello Arena, dan Marta Bifano. Komedi UNTUK 12 TAHUN KEATAS

Seorang anak muda pemalu yang berasal dari Napoli, Gaetano merasa dirinya dikucilkan dari keluarga dan lingkungannya. Setelah melakukan “hitung-hitungan”, ia pun tiba pada kesimpulan bahwa dirinya telah berhasil melakukan satu bahkan dua hal baik dalam hidupnya dan ia tak ingin menyerah, maka ia pun memutuskan untuk “memulai dari tiga”.

*) Pemenang Penghargaan David di Donatello, Italia (1983) untuk Pemeran Pembantu Pria Terbaik dan Pemeran Pembantu Wanita Terbaik

non-ci-resta-che-piangere Non Ci Resta Che Piangere (Nothing Left To Do But Cry) (1985) 113 menit. Sutradara: Massimo Troisi, dan Roberto Benigni, Pemain: Massimo Troisi, Roberto Benigni, Iris Peynado,dan Amanda Sandrelli. Komedi UNTUK 12 TAHUN KEATAS

Saverio dan Mario tiba-tiba menemukan diri mereka berada di tahun 1492 saat mereka sedang melakukan perjalanan di pedesaan. Saverio sangatlah bersemangat namun lain halnya dengan Mario yang ingin sekali pulang, sampai pada saat mereka bertemu dengan Pia. Saverio lalu menganjurkan untuk mencegah Cristoforo Colombo untuk pergi mengarungi dunia baru sehingga Amerika tak akan pernah ditemukan. Selain itu mereka juga menjelaskan kepada Leonardo Da Vinci mengenai cara kerja mesin-mesin modern

Le Vie Del Signore Sono Infinite (Ways of The Lord are Limited) (1987) 84 Menit. Pemain: Massimo Troisi, Jo Champa, Massimo Bonetti, dan Clelia Rondinella. Komedi | Drama UNTUK 12 TAHUN KEATAS

Sejak ia putus dengan pacarnya Vittoria, Camillo mengidap sebuah penyakit lumpuh yang aneh dan tak bisa didefinisikan. Menurut sang dokter, ia menderita hal tersebut dengan tujuan untuk mencari perhatian sang mantan kekasih.Kakak Camillo, Leone, mendedikasikan hidupnya untuk merawat sang adik dan diam-diam berharap bahwa ia tak akan pernah sembuh, karena sang kakak menemukan sesuatu yang mengisi hidupnya yang kosong.

*) Pemenang Penghargaan Sindikat Nasional Wartawan Film Italia Silver Ribbon (1988) untuk Skenario Terbaik

pensavo-fosse-amore-invece Pensavo Fosse Amore E Invece Era Un Calesse (I Thoughi It Was Love) (1991) 113 menit. Pemain: Massimo Troisi, Francesca Neri, Angelo Orlando, dan Marco Messeri. Komedi | Drama UNTUK 12 TAHUN KEATAS

Seorang lelaki biasa yang memiliki karakter yang sangat mengganggu.Ia ditinggalkan oleh tunangannya pada hari pernikahan mereka. Ternyata lelaki tersebut mengetahui bahwa tunangannya berselingkuh.

*) Pemenang Penghargaan David di Donatello, Italia (1992) untuk Pemeran Pembantu Pria Terbaik
*) Pemenang Penghargaan Sindikat Nasional Wartawan Film Italia Silver Ribbon (1992) untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik dan Skor Musik Terbaik

Cinema Politica

the-resistance The Arts of Resistance (2007) 61 menit. Sutradara: Alexandra Guité. Dokumenter, (B. Spanyol/Subtitel B. Inggris). UNTUK 12 TAHUN KE ATAS

Sejarah Argentina yang keruh memuncak pada krisis parah tahun 2001. Di masa sulit itu suatu gelombang ekspresi artistik dan budaya yang unik lahir di Argentina. Para seniman dan kolektif mereka menggali beragam cara untuk mengungkapkan pernyataan mereka tentang kondisi saat itu. Film ini menunjukkan kemampuan manusia yang kreatif dan gigih saat berhadapan dengan keadaan

*) Pemenang Emmy Award 2008 untuk Outstanding Continous Coverage of a News Story-Long Form, AS

Made in L.A. (2007) 70 menit. Sutradara: Almudena Carracedo. Dokumenter, (B. Inggris, Spanyol, Mandarin/Subtitel B. Inggris) UNTUK 12 TAHUN KE ATAS

Cerita yang menyentuh, kocak sekaligus manusiawi tentang tiga orang imigran Latin yang bekerja di pabrik garmen di Los Angeles dan perjalanan panjang mereka selama tiga tahun untuk mendapatkan perlindungan tenaga kerja. Dibuat dalam gaya observasional yang intim, film ini menyajikan cerita tentang imigrasi, pentingnya persatuan dan keberanian yang diperlukan untuk bersuara.

World Cinema Documentary

vin-einem-dur-auszog-wim-wenders-fruhe-jahre-jpg

Von einem der Auszog: Wim Wenders frühe Jahre (Wim Wenders’ Early Years), (2007) 100 menit Sutradara: Marcel Wehn. Dokumenter, (B. Jerman/Subtitel B. Inggris) UNTUK 12 TAHUN KE ATAS

Dokumenter ini melacak tahun-tahun awal karir penyutradaraan Wim Wenders, salah satu sutradara terbaik dari kalangan film Jerman sejak Perang Dunia II. Film ini mengantarkan kita pada kisah hidupnya sebelum ia meninggalkan negerinya dan berangkat ke Amerika pada akhir 1970-an.

A Grin Without A Cat (1977/1994) 96 menit, (B. Prancis/Subtitel B. Inggris). Sutradara: Chris Marker. Dokumenter UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Suatu esai film epik dari sutradara Nouvelle Vague Prancis, Chris Marker. Di sini ia mengungkapkan pandangannya tentang pertentangan politik dekade 1960-an dan 1970-an di Vietnam, Bolivia, Praha, Chile, peristiwa Mei 1968 di Eropa dan nasib gerakan Kiri Baru. Setelah Uni Soviet runtuh, film ini diperbarui dari versi aslinya yang dibuat tahun 1978. Esai ini terbagi dalam 2 bagian:

A Grin Without A Cat I: Fragile Hands 1. From Vietnam to Che’s death 2. May 1968 and all that
A Grin Without A Cat II: Severed Hands 1. From Spring in Prague to the Common Program of Government in France2. From Chile to – to what?

The Corporation (2004), 144 menit. Sutradara: Jennifer Abbot dan Mark Achbar. Dokumenter, (B. Inggris/Subtitel B. Inggris). UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Seratus limapuluh tahun yang lalu, suatu perusahaan hanyalah cara berdagang yang terorganisir. Film ini mencoba mendefinisikan salah satu kekuasaan global terkuat masa kini dengan bertanya: apa artl korporasi internasional yang sebenarnya? Dalam film ini kita melihat kebangkitan tatanan komersial yang baru, kesalahan-kesalahan awalnya dan tanggungjawab hukum serta moralnya.

*) Pemenang Special Jury Award, Amsterdam International Documentary Film Festival 2004, Belanda.
*) Pemenang Penghargaan Penonton untuk World Cinema Documentary, Sundance Film Festival 2004, AS.

mondovino

Mondovino (2003), 135 menit,. Sutradara: Jonathan Nossiter. Dokumenter, (B. Prancis, Italia, Inggris/Subtitel B. Inggris) UNTUK 12 TAHUN KE ATAS

Selama duapuluh tahun industri pembuatan anggur di seluruh dunia dikoyak konflik antara produsen anggur skala kecil dan para produsen anggur skala multinasional. Globalisasi ada di mana-mana… Ia mengancam kebudayaan membuat anggur yang masih dipertahankan oleh para petani sederhana di Prancis dan Italia dengan hadirnya perusahaan multinasional yang berusaha menyeragamkan pembuatan anggur di benua-benua di dunia!

*) Nomine Golden Palm, Cannes Film Festival 2004, Prancis.


About this entry