Tawuran 2009 (Masih SMU udah bikin Film, elu?)

tawuran_whitered

Kata “tawuran” identik dengan kekerasan yang dilakukan “keroyokan” antar kelompok anak SMA. Melalui festival ini, Yayasan Konfiden mengajak teman-teman pelajar untuk tetap “keroyokan” menyampaikan gagasan lewat film pendek. Festival tingkat pelajar ini dimulai dengan workshop produksi film pendek, yang hasilnya akan bersaing bersama film pendek lain yang ikut serta dalam kompetisi nasional. Kegiatan yang ada dalam festival ini adalah

LAWAN!

(Kineforum, Jumat 28 Agustus 2009, 16.30 | Galeri Nasional, Sabtu, 29 Agustus 2009, 18.30)
Merasa kalah itu hanya buat pecundang. Lawan, kalau elu memang berani.
Indonesia Bukan Negara Islam (2009), DVD, 9 menit, Sutradara: Jason Iskandar (SMU Colese Canisius, Jakarta)

Sharing dua siswa muslim yang bersekolah di sekolah Katholik tentang Indonesia dan Islam. Divisualisasikan dengan foto-foto hitam putih.

Dibalik Topeng Barong (2009), dokumenter, DVD, 10 menit, Sutradara: Yeni Indah Lestari (SMKN 1, Kendal)

Pak Reban adalah salah satu dari banyak seniman barongan yang ikut melestarikan kesenian barongan. Kisan dibalik topeng barong yang tertoreh di kehidupan Pak Reban hingga saat ini masih dalam ingatannya. Dari kesenian rakyat inilah tumpuan hidup Pak Reban dan keluarga.

Facebooked (2009), Fiksi, DVD, 15 menit, Sutradara: Selvia Alvira, Siti Nurul Anizza, Deden Rhamadani (SMAN 34)

Suatu hari Rezky, seorang anak SMA, menulis sebuah notes yang berisi sindiran-sindiran kepada para caleg lewat situs Facebook. Notes itu kemudian dikomentari dengan tajam oleh seorang guru Kewarganegaraan bernama Sarjono, yang entah karena apa ikut bergabung dalam situs itu dan dengan pede meng-add murid-muridnya. Rezky tak acuh dengan komentar tajam itu, karena ia merasa itu aspirasi yang sah-sah saja. Namun ternyata Pak Sarjono membesar-besarkan masalah hingga membawanya ke dunia nyata. Hal ini membuat Rezky balas dendam kepada sang guru.

KALAH/MENANG?

(Galeri Nasional, Jumat 28 Agustus 2009, 16.30 | Kineforum, Sabtu 29 Agustus 2009, 19.30)
Menjadi pemenang bukanlah segalanya. Tapi jangan berhenti bertarung hanya karena elu kalah di pertarungan sekarang.

Tunggu Hari Esok (2009), Fiksi, DVD, 5 menit, Sutradara: Nur Amalia Pratiwi (SMAN 35, Jakarta)

Kehidupan Among tidaklah mudah. Ia harus tinggal berdua dengan kakaknya karena kedua orang tuanya menghilang ketika Among masih kecil. Hidup di rumah dan lingkungan yang buruk tidak menyurutkan semangat Among untuk sekolah. Ia nekat menembus hujan deras demi cita-citanya. Intimidasi dan perlakuan buruk dari teman-temannya kerap menimpa Among. Dapatkah Among menggapai cita-citanya? Hanya waktu yang dapat menjawab.

Detensi (2009), Fiksi, DVD, 8 menit, Sutradara: Jason Iskandar (SMU Colese Canisius, Jakarta)

Hukuman mengepel toilet sekolah dan dongeng klise tentang kepala sekolah.

Imagi (2009), Fiksi, DVD, 13 menit, sutradara: IGN Adhiwijananda, Nurul Ulum, Galang Hendriano (Sekolah High Scope Indonesia)

Film ini mengisahkan tentang seorang anak yang gemar menulis bernama Hendri. Suatu hari, cerita terbaru Hendri dicuri oleh anak yang populer di sekolah yang bernama Raf. Cerita itu lalu dipost oleh Raf di dalam sebuah blog. Hendri yang menyadari hal ini mencoba membuktikan pada teman-temannya bahwa cerita itu memang miliknya. Tapi…tak seorangpun percaya padanya. Bagaimanakah nasib Hendri selanjutnya?

Bumi Masih Berputar (2009), Fiksi, DVD, 13menit, sutradara: Sheila Ardilla Yughi (SMAN 2, Purwekerto)

Sebuah kisah mengenai perjuangan dalam mendapatkan cinta. Banyak hal yang sudah ia lakukan demi mendapatkan sang pujaan hati. Ketika cinta pergi, semangat akan terus ada, karena bumi masih berputar.

KEJAR!

(Kineforum, Jumat 28 Agustus 2009, 18.30 | Galeri Nasional, Sabtu 29 Agustus 2009, 16.30)
Jangan biarkan mereka kabur. Kejar dan gunakan setiap kesempatan!

Sandal Jepit (2009), Fiksi, DVD, 15 menit, sutradara: Bani Dwi Kusvendar (SMAN 1 Purbalingga)

Nasib sial bukanlah semata-mata karena takdir tetapi lebih kepada akumulasi sikap dan tindakan.

Muffler (2009), Fiksi, DVD, 11 menit, sutradara: Wregas Ghanuteja (SMU Kolese De Britto)

Film ini menceritakan tentang seorang anak yang mengganti knalpotnya dengan knalpot bersuara keras. Namun setelah itu, sang anak mulai mendapat banyak masalah dengan orang-orang di sekitarnya. Akhirnya dia bertobat dan mengganti knalpotnya ke normal kembali.

Nyarutang (2009), Fiksi, DVD, 9 menit, sutradara: Asep Triyatno (SMAN 1 Bobotsari, Purbalingga)

Jono yang menemukan dompet Adel secara tidak sengaja berusaha membayar utang atas uang yang dipakainya.

TANTANG!

(Galeri Nasional, Jumat 28 Agustus 2009, 18.30 | Kineforum, Sabtu 29 Agustus 2009, 16.30)
Jagoan itu berani bertarung di manapun, dengan siapapun!

Gatot Soebroto 69 (2009), Fiksi, DVD, 12 menit, sutradara: Esa Septiana (SMAN 2 Purwokerto)

Film ini menceritakan bagaimana tanggapan guru pembimbing SMAN 2 Purwokerto tentang sejarah gedung asal mula sekolahnya berdiri. Bagaimana tanggapan murid-murid dan pegawai tentang mitos-mitos yang bermunculan akan gedung SMAN 2 Purwokerto. Boleh percaya, boleh juga tidak. Semuanya terserah Anda.

JAS (Jatmika, Adhie, Sholeh) (2009), Dokumenter, DVD, 15 menit, sutradara: Siti Nur Azizah (SMAN 1 Cimalaka, Sumedang)

Film ini tentang kisah tigak siswa yang mendapat tugas sejarah yang nilainya jelek. Di saat-saat itu mereka mendapat pengalaman menarik tentang sejarah cadas pangeran.

Sekitar Midnight (2009), Fiksi, DVD, 15 menit, sutradara: Felixitas C.W.A. (SMAN 2 Purbalingga)

Tahukah Anda apa saja yang terjadi saat sekitar midnight (sekitar tengah malam)? Apalagi malam Jumat Kliwon? Yang dianggap masyarakat adalah malam yang identik dengan hal mistis? Apa saja yang terjadi di malam itu? Saat dua orang pemuda, Robby dan Jono jaga ronda di malam Jumat Kliwon? Memang setiap malam memiliki misteri.

Program Khusus

F2PB Suka Kero(yo)kan
(Galeri Nasional, Jumat 28 Agustus 2009, 19.45 | Galeri Nasional, Sabtu 29 Agustus 2009, 15.15 | Kineforum, Sabtu 29 Agustus 2009, 19.45)

Di tengah segala keterbatasan yang ada. Semangat, keyakinan, dan mimpilah yang menjadi kunci dalam setiap pembuatan film-film ini. Dan “keroyokan” lah hal yang sudah pasti kami lakukan dalam setiap produksi.

Kring Kring Oalah (2006), Fiksi, DVD, 7 menit, sutradara: Destri Tsurayya Istiqomah

Setiap orang selalu harus berhati – hati dalam melakukan setiap tindakan, sekalipun itu hanya menjawab sebuah panggilan telepon yang salah…

Kami Berjanji Tidak Akan Terlambat Lagi (2005), Fiksi, DVD, 16 menit, sutradara: Winda Julyanti
Sekelompok pelajar SMA yang datang terlambat mendapat hukuman dari guru piket yang sangar, Namun salah satu dari mereka selalu berusaha “melawan” perintah guru piket itu. Sampai akhirnya kebenaran pun terungkap.

Simpang Sabtu Sore (2007), Fiksi, DVD, 15 menit, sutradara: Yudhistira Purwanto

Popon bernasib sial sore itu, dia harus secepatnya pergi latihan softball karena sebentar lagi akan digelar kejuaraan bergengsi. Beruntung abang Popon, Ardi, baru pulang ke rumah dan mau mengantarnya. Namun sore Popon kali ini terasa sangat panjang. Berbagai macam hal tiba-tiba menjadi penghalangnya untuk pergi.

Think, Act, Change: The Body Shop Documentary Film Competition

(Kineforum, Jumat 28 Agustus 2009, 19.45 | Kineforum, Sabtu 29 Agustus 2009, 15.15 | Galeri Nasional, Sabtu 29 Agustus 2009, 19.45)

Menyambut penyelenggaraan Think, Act, Change: The Body Shop Documentary Film Competition 2009 bulan November 2009, program khusus ini menghadirkan film-film dokumenter pendek terbaik pilihan yang berhasil meraih penghargaan dalam kompetisi ini.

Aku Hidup dan Bumi (2008), Dokumenter, DVD, 10 menit, sutradara: Asti Solihah (SMAN 14 Bandung)

Film Ini menggambarkan betapa eratnya hubungan antara gaya hidup masyarakat dengan permasalahan sampah terutama di kota Bandung. Kejadian “Bandung Lautan Sampah” bisa terjadi lagi apabila tidak ada kesadaran dari masyarakat Bandung untuk mulai peduli pada lingkungannya.

Pemenang TAC The Body Shop Documentary Film Competition 2008 kategori Global Warming SMU

Mengapa Harus Diam (2008), Dokumenter, DVD, 17 mneit, sutradara: Idri R., Ridho Agung, M. Reggi H. (SMAN 4 Bandung)

Film ini menceritakan tentang budaya diam kaitannya dengan penanganan kasus KDRT. Karena faktanya, merebaknya kasus KDRT ini disebabkan oleh budaya diam.

Pemenang TAC The Body Shop Documentary Film Competition 2008 Kategori Film Terbaik, Film Favorit Penonton, dan Pemenang Kategori KDRT

FYI (2008), Dokumenter, DVD, 12 menit, sutradara: Satrya Pinandita, Aisya Zalikha, Galang Hendriano (Sekolah High/Scope Indonesia)

Menceritakan tentang pentingnya informasi yang jelas untuk mengurangi angka kenaikan HIV/AIDS di Indonesia.
Pemenang TAC SMU Kategori HIV/AIDS SMU

PROGRAM NONEKSIBISI

30 Agustus 2009
Pukul 14.00 dan 16.30

Diskusi PENGGUNAAN AUDIO VISUAL DALAM KELAS (Pukul 14.00 – 16.00)

Diskusi ini diadakan dengan keinginan untuk mengeksplorasi lebih jauh potensi yang ada dari pemanfaatan teknologi ini di dalam kelas, para pelaku utama terutama para guru Sekolah Menengah Atas yang ada di Jakarta, dampak yang terlihat dari sudut pandang guru dan murid yang mendapatkan efek langsung, serta melihat dukungan pihak sekolah dalam mengapresiasi pemanfaatan ini.
Pembicara:
1. Jimmy Paat (Universitas Negeri Jakarta; Sosiologi Pedagogi)
2. Ratna Hapsari (Ketua Umum Asosiasi Guru Sejarah Indonesia; Pengajar SMA 6 Jakarta)
3. Tito Imanda (Antropolog Media; Pengajar Media & Film Universitas Bina Nusantara)

Diskusi 3 GENERASI (Pukul 16.30 – 17.30)

Seperti apa pengalaman yang sudah dihadapi oleh para pembuat film dari masa ke masa? Melalui diskusi ini, 3 pembuat film akan berbagi segala kisah dan langkah yang mereka tempuh sampai sekarang.
Pembicara:
1. Riri Riza
2. Dennis Adishwara
3. Jason Iskandar
Moderator: Ridla An-nur


About this entry