Pemutaran Film Tugas Akhir FFTV-IKJ @ Kinoki Jogja

We Wanna Prove Who We Are!

Para mahasiswa yang baru saja menyelesaikan pendidikan film dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ) membuat presentasi karya yang sedikit provokatif. Judul program karya tugas akhir mereka berbunyi: “We wanna prove who we are!”. Sebetulnya presentasi seperti ini jarang terjadi dari mahasiswa sekolah film IKJ.

Kami kira dengan judul seprovokatif ini mereka bersiap diri untuk menerima konsekuensi tanggapan publik terhadap karyanya. Sebelum lulus, mereka lebih terlindung oleh tembok institusi akademis. Sekarang, mereka harus mulai memperkenalkan diri kepada publik penonton yang akan menentukan masa depan karir mereka di bidang film. kineforum merasa senang mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah bagi penampilan mereka yang pertama kepada publik melalui program ini.

Ayo ucapkan selamat datang buat mereka, sekaligus memberikan tanggapan setelah menonton karya-karya mereka.
(teks oleh Lisabona Rahman -Manager Program Kineforum-)

*program ini merupakan kelanjutan dari pemutaran @ Kineforum

Jadwal Pemutaran
Sabtu, 31 Oktober 2009 @ Kinoki
Taman Budaya Yogyakarta
Jln Sri Wedani No 1
Yogyakarta

Pukul :
16.00 : We Wanna Prove Who We Are (2)
19.30 : We Wanna Prove Who We Are (1)

Sinopsis :

Bagaimana mahasiswa film dari satu-satunya sekolah film di Indonesia menghadirkan dirinya kepada publik? Program ini adalah penampilan publik perdana dari film-film karya mahasiswa tingkat akhir Fakultas Film Dan Televisi IKJ yang diselesaikan pada paruh kedua tahun 2009.
(teks oleh Lisabona Rahman -Manager Program Kineforum-)

We wanna prove who we are! (1)

Gadis (2009), Drama, DVD, 15 menit, Sutradara: Ginanti Rona T.S, Produser: Petrus D Sitepu, Penulis Skenario: Isnawati, Penata Kamera: Tirtayasa Surna, Penata Suara: Gilang Q Ramadhan, Penata Artistik: Rini Octaviani, dan Editor: Hendry Gunawan

gadis Gadis melakukan hubungan yang terlarang dengan Daniel sampai Gadis Hamil diluar nikah, Daniel tidak mau bertanggung jawab dengan Alasan mereka masih terlalu sangat muda untuk menjalani sebuah tanggung jawab yang yang sangat besar. Gadis mencoba berbagai macam obat dari Daniel untuk menggugurkan tapi tidak juga berhasil. Gadis mencoba obat yang di masukkan kedalam kelamin yang di berikan Daniel.

Sabotase (2009), Drama, DVD, 15 menit, Sutradara: Hadrah Daeng Ratu, Produser: Meera Delima A, Penulis Skenario: David M. Latupeirissa, Penata Kamera: Mechsura Wijil Kaisar, Penata Suara R Anom Prakoso, Penata Artistik: Ida Ayu Kusumawardhani, dan Editor: Fakta Hakim

sabotase Penggusuran yang di atas namakan pemerintah untuk menanggulangi penggunaan lahan tidur oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung-jawab mulai marak digulirkan. Penduduk sekitar mulai mempersiapkan diri mereka masing-masing untuk mengantisipasi keadaan ini. Ternyata sabotase dilancarkan, arus pendek diciptakan untuk memicu kebakaran. Yang mengakibatkan warga-warga tersebut harus pergi dari pemukiman mereka untuk menjalani jalan yang berbeda.

This Is Bullshit (2009), Drama, DVD, 15 menit, Sutradara: Perkasa Nalaputra M, Produser: Rr Widhoretno S, Penata Kamera: Dharmawansyah, Penata Suara: Miller Anderson.

Dimas, yang seorang pengamen bergitar dengan banyak teori. Ia berdiri diantara para penumpang dengan gitarnya. Dimas menyanyi dengan nada sumbang sambil berorasi tentang kritikan sosial.

Bunga Matahari (2009), Drama Musikal, DVD, 14 menit, Sutradara: Deny Setiawan, Produser: Dilla Ramadhani, Penata Kamera: Bambang Hadi S, Penata Artistik: Ahmad Rifki, Penata Suara: Gilang

bunga matahari Pada satu sore yang cerah seorang anak laki-laki bernama Matahari dan anak perempuan bernama Bunga, sedang menyelesaikan gambar mereka pada selembar kertas gambar. Setelah gambar selesai, Bunga memberikan sebuah kaleng kecil bekas susu kepada Matahari. Sesampainya di bukit, Bunga dan Matahari sama-sama memasukkan kaleng berisi gambar mereka itu. Di bawah bukit tampak Guntur dan geng-nya, Usro, Didin dan Dudung sedang memperhatikan Bunga dan Matahari dari kejauhan, wajah Guntur tampak merencanakan sesuatu yang jahat, sementara itu wajah Usro terlihat sedikit khawatir ketika melihat wajah Guntur yang seperti itu.

Nemesis, (2009), Drama, DVD, 14 menit, Sutradara: William Chandra, Produser: Bayu Rosa, Penata Kamera: Chamelia, Penata Artistik: Agung Nugraha, Penata Suara: Claus Marinest, Editor: Hendry Gunawan

John Mnubefor menceritakan malam ia membunuh Reno Gultom dan ayahnya, Bapak Gultom. Dengan motif balas dendam atas kematian adik perempuannya, Yoan Mnubefor. Yang bunuh diri setelah di perkosa oleh Reno. Tetapi saat ia membawa kasus ini ke pengadilan, Bapak Gultom yang adalah seorang pengacara kenamaan menggunakan kuasanya untuk melindungi anaknya, karena hokum tidak lagi memberikan keadilan bagi John, maka ia menegakkan keadilan dengan caranya sendiri.

Tubuhku Bukan Nafsu, (2009), Drama, DVD, 16 menit, Sutradara: Rustanto Adhi G, Produser: Reza Katjawijaya, Penata Kamera: Andanu Apri Setiaji, Penata Artistik: Agung Nugraha, Editor: Indraswati Paramita.

Aini menerima pekerjaan yang di tawarkan Asep kepadanya sebagai penari jaipong. Asep adalah tetangganya di kampung dan pada saat sebelum bekerja, Aini disuruh menandatangani sebuah surat kontrak tanpa membacanya dahulu. Ainipun di bawa ke Jakarta oleh Asep bersama dua temannya dan ternyata saat di Jakarta, AIni tidak hanya sebagai penari jaipong seperti yang dia bayangkan. Aini juga dijadikan WTS (Wanita Tuna Susila) oleh Asep

We Wanna Prove Who We Are ! (2)

CINtA, (2009), Drama, DVD, 28 menit, Sutrdara: Steven Facius, Produser: Ella Hamid, Penata Kamera: Gandang Warah, Penata Artistik: Vida Sylvia, Editor: Aaron Hasim, Penata Musik: Titi Sjuman

cinta Ini adalah kisah CINtA di sebuah dunia yang masih menyisakan bekas luka lama di masa lalu. Antara seorang Cina bernama A Su dan Siti, seorang muslimah. Di hari yang menentukan segalanya A Su meminta Siti untuk menikah. Pertanyaan sederhana yang harus mereka jawab bersama dengan cara yang susah.
Pencarian jawaban dari dua orang sederhana yang tidak mengerti kenapa mereka harus berbeda. Dan sebaliknya mengerti, kalau sebenarnya mereka cuma saling jatuh cinta.

Kabar Gembira, (2008), Drama, DVD, 23 menit, Sutradara: Nicholas Yudifar, Penulis Skenario: Damas Cendekia, Produser: Abdul Manaf, Penata Kamera: Batara Goempar, Siagian, Penata Artistik: Wihanna Erlangga, Editor: Aaron Hasim

kabargembira Nazarudin, adalah seorang supir mobil jenasah. Nazarudin sedang mengantarkan jenasah ke kampung halaman. Diperjalanan bertemu dengan Safi’I seorang ayah yang pergi meninggalkan anaknya. Mereka berdua bersama, dalam perjalanan mereka berbagi pengalaman kehidupan. Ketika Nazarudin meninggal dan Safi’I selalu mengingat tentang perjalanan tersebut.

Purnama di Pesisir, (2009) Drama, DVD, 16 menit, Sutradara: Chairu Nisa, Produser: Lilik Handayani, Penata Artistik: Maria Nunik, Penulis Skenario: Damas Cendekia, Penata Kamera: Anggi Frisca

purnama di pesisir Purnama merupakan bencana bagi penduduk di pesisir kampung Bandar. Nirma seorang anak perempuan yang harus mempertahankan rumahnya karena karena akan dijadikan tanggul oleh masyarakat kampung Bandar untuk menghindari air pasang ketika bulan purnama.


About this entry