Festival Rendra (Pemutaran Film)

Pada akhir bulan Festival Rendra yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jakarta juga akan menghadirkan karya-karya film yang dibintangi WS Rendra. Rangkaian pemutaran film ini menjadi salah satu bagian dari rangkaian yang lebih besar, termasuk pembacaan puisi, pementasan teater dan pameran untuk mengenang penyair/sutradara/aktor kawakan ini.

DOWNLOAD Jadual Pemutaran

Festival Rendra

Al Kautsar (1977), Drama, 106 menit, (B. Indonesia), Sutradara: Chaerul Umam, Pemain: WS Rendra, Sunarti Rendra, Yulinar Firdaus, Soultan Saladin, dan Bagong Kuusdiardjo. (UNTUK 15 TAHUN KEATAS)

Syaiful Bachri, seorang guru mengaji dari pesantren Pabelan dikirim ke Sekarlangit. Syaiful Bachri terpilih karena kepandaiannya dan juga keahliannya dalam pertanian. Suatu hal yang dibutuhkan desa tersebut. Saiful menimbulkan banyak reaksi dari penduduk dan juga Haji Musa yang menjadi panutan desa tersebut.

FFA XXIII Bangkok 1977, untuk Tata Suara Terbaik

Terminal Cinta (1977), Drama, 101 menit, (B. Indonesia), Sutradara: Abrar Siregar, Pemain: WS Rendra, Marini, Charlie Sahetapy, Chitra Dewi, dan Jajang C Noer (UNTUK 15 TAHUN KEATAS)

Joki Tobing, pemuda pembangkang yang baru saja datang ke Medan. Joy tinggal bersama pamannya dan bekerja sebagai wartawan. Artikel-artikelnya membuat pimpinan redaksi memecatnya, dan pamannya mengusir dari rumah. Joy menyatakan pendapatnya tentang kebobrokan kaum tua.

Yang Muda Yang Bercinta (1977) Drama, 143 menit, (B. Indonesia), Sutradara: Sjuman Djaya, Pemain: Yatie Octavia, WS Rendra, Nani Widjaja, Ade Irawan, dan Poppy Darsono (UNTUK 15 TAHUN KEATAS)

Sebuah film yang mencoba memahami anak muda atau mahasiswa yang suka protes dan yang mencari jati diri. Sony, mahasiswa yang suka protes dan penyair yang belum berpenghasilan dan bergantung terhadap ayah dan pamannya. Dalam keseluruhan film protes Sony digambarkan dalam bentuk puisi

Kantata Takwa (2008), Dokumenter eksperimental/Musikal, 95 menit, (B. Indonesia). Sutradara: Eros Djarot & Gotot Prakosa. (UNTUK 15 TAHUN KEATAS)

Puisi kesaksian dari para seniman Indonesia tentang masa represif rezim Orde Baru Soeharto yang diwarnai KKN, penculikan dan pembunuhan para aktivis yang berbeda pendapat dengan penguasa saat itu. Syair-syair W.S Rendra dan lagu-lagu dari “Kantata Takwa” dan “Swami” menyertai adegan demi adegan dalam film ini.

Lari dari Blora (2007), Drama, 35mm, 96 menit, (B. Indonesia/ B. Inggris), Sutradara: Akhlis Suryapati, Pemain: Annika Kuyper, WS Rendra (UNTUK 15 TAHUN KEATAS)
Cintya, aktivis LSM Amerika melakukan penelitian tentang masyarakat Samin di wilayah antara Pati-Blora . Pada saat yang bersamaan dua penjahat kabur dari penjara Blora dan memilih desa masyarakat samin untuk tempat persembunyian.


About this entry