Menjelang Akhir

Memasuki minggu keempat di bulan Maret, Kineforum mulai menyadari bahwa perayaan Bulan Film Nasional 2010 akan menemui kata ‘akhir’. Meskipun begitu, tidak ada semangat yang surut sejak Kineforum mempersiapkan Sejarah adalah Sekarang (SAS) 4. Menjelang akhir, Kineforum tidak kehabisan suguhan menarik untuk Anda!

Di minggu keempat, film-film dari program Festival Film 80-an akan menemani Anda selama dua slot, tiga hari berturut-turut. Saksikan: Matahari-matahari (1985), Pacar Ketinggalan Kereta (1988), Istana Kecantikan (1988), Budak Nafsu (1983), Cintaku di Rumah Susun (1987), dan Di Balik Kelambu (1982). Dari yang serius membicarakan persoalan hidup, pernikahan, pengorbanan, sampai yang kocak menggambarkan potret kehidupan di rumah susun. Sekaligus memberikan kita refleksi dan gambaran kehidupan masyarakat di tahun 80-an atau menunjukkan kualitas produksi film Indonesia di tahun itu.

Selain pemutaran film akan ada juga 2 buah diskusi yang sangat menarik yaitu diskusi tentang Soekarno M Noer dalam film-filmnya yang diputar di Kineforum oleh Ekky Imanjaya, Eric Sasono dan Han Adriansyah Ismail pada tanggal 23 Maret 2010 jam 17.30 setelah pemutaran film Titian Serambut Dibelah Tujuh di Kineforum. Dan pada hari Sabtu, 27 Maret 2010, jam 16.30 di Teater Kecil Kineforum mengajak Anda untuk berdiskusi membicarakan “Hantu-hantu dalam Film Horor Indonesia” bersama Veronica Kusuma, mahasiswa Kajian Media di Institut Kesenian Jakarta yang telah melakukan penelitian skripsi terhadap 210 film horor Indonesia yang diproduksi dari tahun 1926-2008. Jangan lewatkan untuk menonton beberapa film yang merupakan bagian dari program Hantu-hantu Indonesia di minggu ini seperti Kuntilanak 1 (2006), Pocong 2 (2006), dan Beranak Dalam Kubur (1971).

Masih banyak lagi film –film menarik yang bisa Anda lihat di jadwal Kineforum. Menjelang akhir, Kineforum mengharapkan bertemu dengan pengunjung yang lebih banyak dan lebih beragam. Tidak hanya sekedar bertambah secara kuantitas, tentunya Kineforum akan dengan sangat senang hati jika bisa membantu publik mendapatkan informasi dan hal lainnya mengenai sejarah perfilman Indonesia, apalagi menjadi tempat publik mengapresiasi setiap karya melalui acara SAS.

Kami tidak akan berhenti mengajak Anda untuk berpartisipasi dalam kegiatan Menolak Hilang Ingatan, suatu bentuk penggalangan dana untuk biaya perawatan film di Sinematek Indonesia yang akan berlangsung Rabu, 31 Maret 2010 nanti. Acaranya berupa Pesta Kostum tahun 1950-an, menonton film Tiga Dara (1956), sekaligus menikmati konser musik bersama Frau, Tika & the Dissidents, dan Endah ‘N Rhesa! Cukup dengan memberikan donasi minimum sebesar Rp50.000,00, Anda bisa menikmati itu semua sekaligus merawat arsip perfilman kita!

Kami tunggu kehadiran Anda!


About this entry