Program September 2010 : Pendek dan Nyelekit

Program Grid Kineforum September 2010

Rangkaian karya pendek yang kami hadirkan bulan ini seperti komposisi nada-nada staccato yang pendek, sekaligus nyelekit.

Bulan ini kineforum DKJ ingin menyorot lagi khazanah film pendek Indonesia yang begitu kaya. Pendekatan dan cara berceritanya beragam… dan yang lebih menyenangkan lagi, film-film ini dibuat oleh figur-figur baru yang segar dan piawai!

Menonton karya-karya pendek ini sungguh menimbulkan optimisme bahwa film Indonesia itu penuh warna dan kemampuan para pembuatnya pun jauh dari kesan seragam yang sehari-hari kita saksikan di baliho pajangan bioskop. Mudah-mudahan mereka bertahan dengan orisinalitas idenya supaya film Indonesia masa depan makin kaya.

Lewat program bulan ini kami ingin memperkenalkan pembuat film muda Denny Kristianto, juga merayakan karya baru Edwin, mendengarkan kisah anak-anak muda yang beranjak dewasa pada sekitar 1965 lewat karya Abduh Aziz dan Lasja F. Susatyo dan memberi jalan kepada mahasiswa IKJ yang segera akan lulus dan menempuh dunia film profesional!

Pesan yang ingin kami sebarkan bulan ini pendek saja: mari optimis!!

Sampai ketemu di kineforum!

Program 1 (World Documentary) UNTUK 12 TAHUN KEATAS

Tambuah Ciek

Tambuah Ciek! (Add One!) (2010), Dokumenter, DVD, 26 menit, B Indonesia Subtitle English, Sutradara: Aditya Utama, Pemain: Adjis doaibu

Adjis, adalah seorang anak muda yang mendatangi beberapa tempat makan Masakan Minang yang ada di Jakarta. Dia tertarik untuk melihat keunikan yang ada disana dikarenakan banyaknya restoran dan warung Masakan Minang yang tersebar di Jakarta baik yang terkenal maupun tidak terkenal.

Around the Sea

Around the Sea (2010), Dokumenter, DVD, 15 menit, B Indonesia Subtitle English, Sutradara: Bernard Realino Danu K

Beberapa nelayan Cilincing, Jakarta mengeluh tentang masalah sampah yang selalu mereka hadapi setiap hari tanpa kemajuan. Limbah yang mengotori air Cilincing mengakibatkan banyak ikan dan kerang mati. Mengambil hasil kerja mereka diganggu laut, bahkan penurunan pendapatan. Namun, ironisnya, masyarakat di sekitarnya membantu mencemari laut pantai dengan sampah rumah tangga ke pantai pesisir dengan alasan sampah kurangnya tempat berlindung. Masyarakat telah menjadi lebih dan lebih terbiasa dengan sampah. Kesadaran akan pentingnya konservasi sumber daya alam laut yang ditinggalkan. Sayangnya oleh masyarakat pesisir itu sendiri.

Tjindurian19

Tjidurian 19 (2009), Dokumenter, DVD, 41 menit, B Indonesia, Sutradara: Abduh Aziz, dan Lasya Susatyo

Rumah-kantor ini dimiliki oleh kepala urusan internal LEKRA itu, Oey Hay Djoen. Itu disita, diduduki, kemudian dijual kepada pihak ketiga oleh pejabat negara Orde Baru. Sekarang telah berubah menjadi gedung bertingkat mewah. Rezin Orde Baru secara sistematis dan structural menyita bangunan dan dimakamkan memori yang menciptakan kesenjangan yang signifikan dalam lintasan sejarah bangsa. Amrus Natalsya, Amrazan Ismail Hamid, S. Anantaguna, Hersri Setiawan, Martin Aleida, Putu Oka Sukanta, dan T. Iskandar AS semua berbagi pengalaman mereka, serta mereka merasa kehilangan yang mendalam. Di rumah ini budaya bahwa mereka tidak hanya memproduksi karya mereka sebelumnya, tetapi juga dilaksanakan kesetaraan, dan berdebat tentang estetika, politik, dan ideologi.

Program 2 (Film Pendek Fiksi) UNTUK 18 TAHUN KEATAS

Film-Film Pendek Edwin

Hulahoop Soundings

Hulahoop Soundings (2008), Fiksi, DVD, 7 menit, B. Indonesia, Sutradara: Edwin, Pemain: Ladya Cheryl, Nicholas Saputra.

Lana, gadis pekerja hotel yang selalu bermain hulahoop setiap pagi di atap hotel yang datar sambil melayani obrolan telepon seks dari pelanggannya. Lana dan hulahoopnya memiliki daya tarik magis yang menarik Nico untuk melupakan yang lainnya.

Trip To The Wound (2007), Fiksi, DVD, 6 menit, B. Indonesia, Sutradara: Edwin, Pemain: Ladya Cheryl.

Suatu malam, saat menaiki sebuah bus, Shilla berjumpa dengan Carlo. Shilla adalah seorang kolektor. Ia mengoleksi kisah-kisah di balik bekas luka. Carlo tak akan bisa melupakan perjalanan itu.

A Veru Boring Conversation

A Very Boring Conversation (2006), Fiksi, DVD, 10 menit, B. Indonesia, Sutradara: Edwin, Pemain: Tutie Kirana, Wahu Yuyu.

Sebuah perbincangan yang berawal dari soal musik dan e-mail, lalu perlahan beralih ke hal-hal yang tidak logis, yang memungkinkan perubahan dari hubungan “ibu-anak” menjadi hubungan “pria-wanita”.

A Very Slow Breakfast (2002), Fiksi, DVD, 6 menit, B. Indonesia, Sutradara: Edwin, Pemain: Sandra Dewi, Anggun Priambodo, Iwuk Tamam, Yadi Timo.

Film yang mengeksplorasi perasaan tentang individualitas dan lunturnya nilai-nilai keluarga. Sebuah upaya untuk mendefinisikan kembali makna keluarga dalam dunia modernitas yang berubah.

Dajang Soembi (Perempoean Jang Dikawini Andjing) (2004), Fiksi, DVD, 7 menit, Sutradara: Edwin, Pemain: Ine Febriyanti, Faozan Rizal.

Penceritaan kembali legenda Dajang Soembi. Putranya menjadi seorang pembunuh karena ingin menjadi kekasih ibunya sendiri. Sebuah cerita rakyat yang absurd, diceritakan dan diciptakan dalam bentuk film bisu.

Kara, Anak Sebatang Pohon (2005), Fiksi, DVD, 10 menit, B. Indonesia, Sutradara: Edwin, Pemain: Clarine Baharrizki, Ladya Cheryll, Ela Garo.

Kara adalah seorang anak perempuan yang tinggal di tempat terisolasi. Ayahnya menghilang setelah Ronald membunuh ibunya. Seorang jurnalis yang melakukan invasi ke dalam hidupnya membuat ia memutuskan mencari Ronald untuk mendapatkan sebuah jawaban akhir.

Nairobi Notes (2010), Fiksi, DVD, 14 menit, B. Indonesia, Sutradara: Edwin, Pemain: Bikassy M. Bijos, Jenipher Nelimah  Nabutono, dan Robert Matumbai.

Film-Film Pendek Denny Kristianto

Fuse

Vert (2009), Fiksi, DVD, 14 menit, B. Perancis, Sutradara: Denny Kristianto, Pemain: Alan Kerneuzet, Judicael Boni, Ti Hsuan Chiu.

Terusir dari naungannya, seorang tunawisma menyusuri kesendirian jalanan kota Paris untuk mencari tempat berteduh baru. Sedikit demi sedikit dia kehilangan obyek memori masa lalu mengenai kediaman idealnya dan dia harus berkreasi untuk menciptakan tempat baru yang bisa dia panggil, “Rumahku!”.

Official Selection: In Competition Evora International Film Festival 2009, Portugal

Cote Courts Francais Rencontres Henry Langlois Film Festival 2009, France

Fuse (2009), Fiksi, DVD, 13 menit, B. Perancis, Subtitle English, Sutradara: Denny Kristianto, Pemain: Ange-Pierre Drevelle, Jean Haas, Philippe DeBrugadda.

Seorang anak lelaki pergi membeli sebuah motor sekering baru, diganggu oleh segerombolan temannya, dan bertemu dengan sebuah orang-orangan sawah. Apa yang dia cari?

Program 3 (Film Pendek Fiksi) UNTUK 12 TAHUN KEATAS

Perjalanan Untuk Kembali

Perjalanan Untuk Kembali (2010), Drama Road Movie, DVD, 18 menit, B Indonesia Subtittle B Inggris, Sutradara: Mulyadi Witono, Pemain: Sigit Hardadi, Panji Ilham, dan Nana Christian. UNTUK 12 TAHUN KEATAS
Soebrata minta diantarkan anaknya Bagas kerumahnya di Puncak, Bogor. Bagas terpaksa mengantarkan ayahnya Soebrata bersama temannya Toni, sedangkan Bagas harus menghadiri rapat penting di kantornya.

Fly (2010), Drama, DVD, 18 menit, B Indonesia, Sutradara: Deny Setiawan, Pemain: Epy Kusnandar, dan Hanah Al-rashid.
Epi Kuswoyo adalah seorang seniman yang suka pergi ke pantai untuk melukis. Epi senang melukis dengan pemandangan yang indah. Setelah ia menemukan tempat yang cocok, ia mulai duduk dan siap untuk melukis. Tapi setelah satu jam, dia tidak mendapatkan inspirasi untuk melukis.

Sang Penggoda (2010), Drama, DVD, 24 menit, B Indonesia, Sutradara: Nandra Y, Pemain: Hikamt Usman, dan Epy Kusnandar
Muslimin, seorang muslim yang sedang mengasingkan diri dari ”dunia barat” serta peradabannya sendiri yang ia yakini telah teracuni oleh ”dunia Barat” dengan melakukan perjalanan ke suatu tempat yang sangat jauh, jauh sekali, hingga pada suatu waktu ia menemukan sebuah peti kemas yang bertuliskan U.S.A (Amerika Serikat). dihadapannya. Benda itu mengusik batinnya dan Muslimin berusaha sekuat tenaga untuk mengetahui dan menghancurkan apa pun yang ada di dalam peti kemas itu. Dalam usahanya Muslimin dihadapkan dengan seseorang yang ia kenal di masa lalu, Ujang, yang membuka banyak lembaran kisah dirinya dan Ujang, namun kali ini Ujang tidak seperti yang pernah ia kenal.
Apa isi peti kemas itu?

Angin

Angin (2010), Drama, DVD, 20menit, B Indoenesia, Sutradara: Winaldo Artaraya Swastia, Pemian; Aditya Jaya, Ine Febriyanti, dan Pepeng
Dhammariya adalah seorang bhikkhu yang mengabdikan dirinya di sebuah vihara yang jauh dari kota. Suatu hari, ia menemukan sebuah ponsel umat yang tertinggal di kamar tamu saat tamu tersebut berlatih meditasi. Dhammariya menjadi tergoda dan menggunakannya untuk menelepon keluarganya. Hal ini membuatnya rindu terhadap keluarganya dan menjadi tidak tenang dalam meditasi karena melekat dengan ponsel tersebut.

Viveka (2010), Drama, DVD, 20 menit, B Indonesia, Sutradara: Erik Wirawan
Kesedihan melanda sebagian besar anggota grup wayang, menjelang jam-jam pementasan terakhir mereka. Lakon “Bale sigala-gala” dipilih untuk menjadi lakon pada pementasan terakhir tersebut. Lakon ini sendiri bercerita tentang usaha Druyadana yang berencana menjebak pandawa lima serta dewi kunti di dalam sebuah istana, untuk kemudian dibakar hidup-hidup bersama istana itu. Lakon ini sebetulnya sengaja dipilih untuk melambangkan nasib para anggota kelompok wayang tersebut, karena sebentar lagi gedung pertunjukkan mereka akan diratakan oleh tanah dan dialih fungsikan sebagai gedung baru.

Program 4 (Film Pendek Fiksi) UNTUK 12 TAHUN KEATAS

Kotak Bermain Clara (2010), Drama, DVD, 15 menit, B Indonesia, Sutradara: William Candra, Pemain: Waode G Nadella, Teuku Rifnu Wikana, dan Ismi Malinda.
Clara yg menyukai menonton sinetron merasa akan mengalami hal yg sama seperti yg dia tonton,yaitu di siksa dan di aniaya oleh papanya. Karena tontonan sinetron itu mbuat dia jauh dari Papanya yang membuat dirinya merasa terancam,padahal Papanya tidak seperti yang dia pikirkan. Suatu kali,disinetron terlihat adegan anak yang membunuh ayahnya karena dia tidak mau disiksa lagi. Hal ini membuat Clara mempunyai pikiran yang sama dengan si anak. Saat mati lampu di saat dia menonton sinetron,dia mencari cari papa dan mamanya. Clara melihat papa dan mamanya sedang berhubungan badan yang membuatnya berfikir,papanya sedang menyakiti mamanya. Clarapun lari ke dapur dan mengambil pisau dan menusuk papanya.

Garis Pantai (2010), Drama, DVD, 14 menit, B Indonesia, Sutradara: Meisha Felaroze, Pemain: Aji Santosa, Trittya Krissanti, dan Wawan Cenut.
Bontot hidup terasing di sebuah pantai kecil bersama Bapak dan Emak karena tidak sanggup bertahan dari sulitnya berjuang hidup di kota. Bapak dan Emak dapat menerima keadaan keluarga mereka yang serba apa adanya—makan seadanya, baju seadanya, bahkan tidur beralaskan seadanya di rumah ‘temuan’ mereka yang apa adanya—tanpa pernah bermimpi untuk sebuah kehidupan yang lebih baik. Bontot berbeda. Bontot adalah seorang anak kecil dengan sebuah mimpi yang besar yaitu BERSEKOLAH!!!

Embun (2010), Drama, DVD, 15 menit, B Indonesia, Sutradara: Nur Muhammad Taufik, Pemain:
Sukabumi pada tahun 2010, hiduplah sebuah keluarga yang sangat harmonis. Nita (15 tahun) adalah anak pertama, gadis imut dan sayang terhadap adiknya. Adiknya bernama Andi (8 tahun) yang memiliki keterbelakangan mental, mereka hidup sangat sederhana karena kedua orang tuanya berprofesi sebagai buruh tani serabutan di sawah orang.

Program 5 City Project

Keadaan yang ‘nyata’ dan terekam dalam sebuah tabung pancar arena liar program unggulan dari setiap stasiun televise yang ada. Pada akhirnya, giliran kami yang melakukan “hak jawab” keinginan program-program televisi itu, yang dibuat untuk pirsawan dengan me-reka ulang bentuk visual daro televisi ke dalam karya video.

Program 6 (World Documentary) UNTUK 12 TAHUN KEATAS

Fashion 1 Hari : Potret Journalisme Fashion

Fashion 1 Hari : Potret Jurnalisme Fashion (2010), Drama Dokumenter, DVD, 38 menit, B Indonesia, Sutradara: Syahmedi Dean, Pemain: Samuel Mulia.
Sebuah semi documenter yang mengangkat kehidupan jurnalisme fashion di Indonesia. Ditampilkan bagaimana kehidupan dan proses kerjasama jurnalis yang bekerja di majalah fashion. Dilengkapi dengan dokumentasi ketika peliputan fashion week di London, Milan, Paris dan dibintangi oleh jurnalis-jurnalis fashion.

Et Elle Crea La Femme (2006), Dokumenter, DVD, 84 menit, B Prancis Subtittle B Indonesia, Sutradara: David Teboul.

Film Et ELLE créa la femme melihat kembali perjalanan sejarah majalah Elle, kreasi-kreasinya, juga kaitan sejarahnya dengan pergerakan perempuan sejak tahun 60-an, serta keberadaannya yang terus belanjut hingga kini melampaui sejarah fashion. Film ini menyajikan dasar dari dunia fashion sampai kepribadiannya, ilmu-ilmu sosial, dan sejarah majalah tersebut dalam memahami ”keseriusan dalam ketidak-karuan, ironi dalam keseriusan” yang dideklarasikan Hélène Lazareff, sang pendiri, untuk membenarkan penerbitannya di tahun 1945.

World Cinema Feature

May

May (2008), Drama, 35mm, 105 menit, B Indonesia, Sutradara: Viva Westi, Pemain: Jenny Chang, Yama Carlos, Jajang C. Noer, dan Lukman Sardi. UNTUK 15 TAHUN KEATAS

Mengatasi perbedaan kulit diantara mereka, Antares dan May saling mencintai. Pada suatu hari di bulan Mei 1998, mereka terpisah dan tidak pernah lagi bertemu. May berpikir Antares meninggalkannya, dan dengan pikiran itu, ia menjalani hidup. May keluar dari Indonesia untuk melupakan kepedihannya. Suatu ketika ia diperkosa sekelompok orang. Jika saja Antares tidak sedang meliput kerusahan Mei saat itu, May pasti tidak mengalami kejadian pahit tersebut

9th Q! Film Festival Jakarta

22 September – 3 Oktober 2010 (informasi silakan lihat http://www.q-munity.org)


About this entry