Tentang Film-film Memori Dunia

Dalam pemutaran film di bulan Oktober ini, beberapa pusat kebudayaan turut serta melengkapi memori-memori ‘dunia’ di Kineforum. Berikut, beberapa kata yang bisa dijadikan salam hangat, pengantar, atau sebagai apapun yang bisa menjadikan memori-memori tersebut meninggalkan ‘kesan yang dalam’.

50 Words from ATSUSHI KANAI

Director General

The Japan Foundation, Jakarta

AKIRA KUROSAWA : Mada Dayo (Belum dong!)

Film Kurosawa ini justru tampil sederhana, lembut, menyentuh dan sarat dengan filosofi kehidupan yang dikemas bersama humor ringan dan terselip cerdik dalam setiap dialog.  Mungkin bagi mereka yang kurang memahami budaya Jepang agak susah untuk mencernanya. Kali ini saya berkesimpulan jika Kurosawa ingin menyampaikan salam terakhirnya walau ia merasa masih banyak pesan lain yang belum sempat terfilmkan .

YASUJIRO OZU  : Higanbana

Mungkin kesendirian Ozu membuatnya leluasa mengamati sehingga mampu menampilkan hubungan keluarga dan hubungan antar generasi tanpa memihak. Plot filmnya mengalir alami, asimetris, sederhana, bijak, dalam, tidak konvensional, dan tenang sehingga banyak orang beranggapan jika ia menampilkan ajaran Zen. Menurut saya tidak demikian. Itu terjadi karena ia terlahir di mana budaya Zen hidup subur sehingga wajar jika karyanya pun merefleksikannya.

CCF, Jakarta

Claude Chabrol: Obituari

I am not really interested in plot. What I am interested in is the mystery, the intrinsic mystery of the characters.” (Claude Chabrol).

Lahir di Paris pada tahun 1930, dari keluarga borjuis, Claude Chabrol adalah salah satu penggagas gerakan Nouvelle Vague, gerakan sinema baru di Prancis yang merubah wajah perfilman di Eropa. Chabrol mengubah jalan hidupnya ketika hendak bergabung di bisnis farmasi milik keluarga, menjadi salah seorang pembuat film penting yang tidak hanya pada jamannya namun hingga kekinian.

Dibandingkan dengan para penggagas Nouvelle Vague lainnya; Godard, Truffaut, Resnais – Chabrol mungkin “si amatir’, namun jelas Chabrol adalah yang paling bertahan, dengan lebih dari 60 film (dan juga banyak program tivi) yang Chabrol hasilkan selama hidupnya. Chabrol bukanlah dinosaurus, Chabrol adalah ‘si tua bangka’ yang selalu membuat generasi muda terkesima dengan semangat (dan kekeras kepalaan) yang konsisten.

12 September 2010, Claude Chabrol wafat. Meninggalkan warisan besar tidak hanya bagi sinema Prancis, namun juga dunia.


Untuk download jadual dan melihat sinopsis program bulan ini, silahkan klik Jadual dan Sinopsis Bulan Ini.


About this entry