Program Kineforum Januari 2011: Lembaran Baru 2011

Download Jadual Program Kineforum Januari 2011 (.pdf)

Lembaran Baru 2011

Bulan pertama tahun 2011 kami buka dengan rangkaian perayaan ulangtahun organisasi perupa dan pemerhati ruang kota ruangrupa yang ke-10. Kami merasa bangga bisa ikut sebagai bagian dari perayaan ini. Banyak karya baru yang kita saksikan, kawan baru yang kami temui dan hal-hal baru yang kami pelajari.

Dalam paruh bulan yang kedua kami secara bertahap melengkapi lagi kineforum sebagai sarana belajar melalui karya film/video. Tiga film Indonesia terbaru yaitu Jakarta Maghrib, Hope dan Working Girls akan kami putarkan untuk penonton kineforum. Ketiga film juga akan diiringi diskusi dengan para pembuat film supaya kita bisa melihat dari dekat perkembangan gagasan mereka. Selain ketiga film terbaru ini, kami juga mendapat kesempatan memperkenalkan kembali film Rokkap yang berlatar daerah Sumatera Utara.

Selain itu, setiap akhir minggu kami secara khusus memutarkan dua judul film Prancis untuk anak dan remaja. Melalui program khusus ini kami ingin mengajak kawan-kawan belia untuk mengenal kehidupan anak-anak seusianya di belahan dunia yang lain.

Pada akhir bulan kami dengan bangga ikut mempersembahkan rangkaian karya Ratana Pestonji, bapak perfilman Thailand. Kami bekerjasama dengan antara lain Thai Film Foundation dan programmer Prima Rusdi untuk memperkenalkan karya-karya klasik Asia Tenggara di Jakarta.

Selamat menonton dan berdiskusi di kineforum!

RURU.MOV

Program Pemutaran Film dan Video acara Decompression #10, perayaan ulang tahun ke-10 Ruang Rupa | 3-12 Januari 2011 | http://ruangrupa.org

World Cinema Features

Jakarta Maghrib (Jakarta Twilight) (2010) | DVD | 75 menit | B. Indonesia dengan English Subtitle | Sutradara: Salman Aristo | Pemain: Indra Birowo, Widi Mulia, Asrul Dahlan, Lukman Sardi, Reza Rahadian, Adinia Wirasti | UNTUK 15 TAHUN KEATAS | Donasi Rp10.000,00

Jakarta Maghrib adalah sebuah usaha untuk menangkap suasana metropolitan saat sedang menuju kontemplasinya. Semua hubungan manusia menemui ambang batasnya di waktu Maghrib, itulah benang merah dari 6 cerita yang ada. Sepasang suami istri yang ingin bercinta dalam IMAN CUMA INGIN NUR, seorang preman dan penjaga musholla dalam ADZAN, penghuni kompleks perumahan) yang menunggu tukang nasi goreng langganan mereka dalam MENUNGGU AKI, sepasang kekasih yang mencari jalan pintas dalam JALAN PINTAS, anak kecil yang ketakutan dalam CERITA SI IVAN, dan pertemuan dari semua tokoh tersebut dalam BA’DA.

Rokkap (Rongkap) (2010) | DVD | 75 menit | B. Indonesia | Sutradara: B.M. Joe, Ginanti Rona Tembang Sari, Hendra ‘Pay’ | Pemain: Kinaryosih, Alex Abbad, Agastya Kandou, Sarah Jane, Tongam Sirait, Iyuth Pakpahan | UNTUK 15 TAHUN KEATAS

Film drama percintaan dengan kultur budaya Batak antara Lingga (Kinaryosih) yang tuna netra dengan Bow (Alex Abbad), seorang fotografer. Dilatari harmonisasi hasapi (alat musik traditional Batak) dan keindahan Danau Toba.

Karena kecelakaan di masa kecil, Lingga, 31 tahun, menjadi tuna netra, tapi gadis Batak ini memiliki kemampuan melukis. Hasil karyanya itu dijual untuk menghidupi ayah dan kakak perempuan yang sangat menyayanginya. Bow terpaksa menyanggupi permintaan kedua sahabatnya, Gun dan Ivy untuk melakukan sesi foto pre-wedding di Danau Toba. Bow yang awalnya tertarik pada lukisan Lingga akhirnya bertemu dengan pelukisnya. Keduanya saling jatuh cinta satu sama lain meski ayah Lingga tidak menyetujui hubungan itu begitu saja dan juga Bow belum sepenuhnya putus dari kekasihnya, Vienna yang tinggal di Bali.

Ali Zaoua (2000) | DVD | 90 menit | B. Maroko-Perancis dengan English Subtitle | Sutradara: Nabil Ayouch | Pemain: Mounïm Kbab, Mustapha Hansali, Hicham Moussoune, Abdelhak Zhayra | UNTUK 15 TAHUN KEATAS

Ali Kwika, Omar dan Boubker adalah anak-anak jalanan. Di kehidupan keseharian yang sulit, sebuah persahabatan terbangun antara mereka. Segera setelah Ali tewas dalam perkelahian antara geng, ketiga temannya memiliki satu tujuan: untuk membuat penguburan yang layak bagi Ali. Mereka akan dibantu oleh seorang nelayan yang telah berteman dengan Ali.

Les choristes (The Chorus) (2004) | DVD | 97 menit | B. Perancis dengan English Subtitle | Sutradara: Christophe Barratier | Pemain: Gérard Jugnot, François Berléand, Jean-Paul Bonnaire, Jean-Baptiste Maunier | UNTUK 12 TAHUN KEATAS

Fond de l’Etang adalah sekolah asrama untuk anak-anak bermasalah yang terletak di pedesaan Perancis. Pada pertengahan abad kedua puluh, dijalankan oleh Rachin M. pokok, seseorang yang disiplin dan egoistis yang secara  “resmi-tidak resmi” menjalankan peraturan dengan mantra “aksi – reaksi”, yang berarti bahwa akan ada konsekuensi berat untuk setiap anak laki-laki yang dianggap melakukan kesalahan. Hingga  M. Clément Mathieu, seorang pria paruh baya datang untuk mengajar disana. Mathieu tidak percaya atas kebijakan “aksi – reaksi”, dan ia mulai menggunakan musik sebagai pendekatan baru.

World Documentaries

Working Girls (Perempuan Pencari Nafkah) (2010) | Dokumenter | DVD | 123 menit | B. Indonesia dengan English Subtitle | Sutradara: Sammaria Simanjuntak & Sally Anom Sari; Yosep Anggi Noen; Nitta Nazyra C. Noer & Daud Sumolang | UNTUK 15 TAHUN KEATAS | Donasi Rp10.000,00

Tiga film dokumenter pendek ini  mengangkat kisah perempuan-perempuan yang membawa perubahan di lingkungan mereka. Dalam 5 MENIT LAGI AH AH AH, sutrada Sammaria & Sally membawa kita pada Ayu Riana, yang pada usia 14 tahun sudah memenangkan kontes idola dangdut di TV nasional, sekaligus menjadi tulang punggung keluarga. Di ASAL TAK ADA ANGIN, sutradara Yosep menampilkan para perempuan yang setia pada profesi mereka di pertunjukan ketoprak. Sementara di ULFIE PULANG KAMPUNG, sutradara Nitta & Daud mengikuti perjalanan Ulfie, waria asal Aceh yang berusaha membuat warga kampungnya mengerti bahaya HIV/AIDS. Meskipun dihadang berbagai kesulitan, Ulfie dan semua perempuan dalam film ini berusaha untuk bertahan hidup sambil terus bertekad membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar mereka.

Hope (2010) | Dokumenter | DVD | 71 menit | B. Indonesia dengan English Subtitle | Sutradara: Andibachtiar Yusuf | UNTUK 12 TAHUN KEATAS | Donasi Rp10.000,00

Indonesia kini telah cukup dewasa sebagai sebuah negara. Tapi kedewasaan tersebut ternyata tidak sejalan dengan kemapanan di segala bidang. Namun di tengah “kekacauan” tersebut masih ada individu-individu yang hebat, yang menunjukkan bahwa masih ada harapan di Indonesia.

Mengejar Impian (2010) | Dokumenter | DVD | 47 menit | B. Indonesia | Sutradara: Nia Dinata | UNTUK 12 TAHUN KEATAS

”Mengejar Impian” menyajikan kisah nyata dari lima orang remaja — Aang Kunaifi, Cahya Nur Aisah, Octika Adinda Putri, Praptaning Budi Utami dan Rahmatillah. Kelima remaja yang memiliki banyak kesamaan yakni sama-sama cerdas, berprestasi, namun berasal dari keluarga prasejahtera, sehingga kelimanya harus berjuang keras untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. Bagi kelima remaja ini, dapat duduk di bangku SMA merupakan sebuah impian yang hanya bisa menjadi nyata bilamana mereka mendapatkan beasiswa.

Body of Works: Ratana Pestonji


Sugar Is Not Sweet (Nam Tan Mai Wan) (1965) | 35mm | 134 menit | B. Thailand dengan English Subtitle | Sutradara: R.D. Pestonji | UNTUK 15 TAHUN KEATAS

Chaokun Jaroenkesa, pemilik dari ‘Kesajaroen’, sebuah toko yang menjual produk perawatan rambut rontok, hendak membayar hutang kepada temannya yang seorang India, yang menciptakan formula yang menyokong kesuksesan perusahaannya, dengan menyuruh Manas, anaknya yang tidak bisa apa-apa untuk menikahi Nam Tan (Sugar), putri kesayangan temannya itu dengan imbalan 2 juta baht.

Sugar Is Not Sweet adalah film terakhir R.D. Pestonji. Film ini membawa beragam aspek film mainstream bersamaan: romansa, humor, sex dan lagu-lagu, tapi dalam waktu yang bersamaan pula, film ini seolah mentertawakan apa yang disebut dengan film mainstream.

Black Silk (Prae Dum (1961) | 35mm | 129 menit | B. Thailand dengan English Subtitle | Sutradara: R.D. Pestonji | Pemain: Ratanavadi Ratanabhand, Senee Wisaneesarn, Tom Wisawachart. UNTUK 15 TAHUN KEATAS

Prae adalah seorang janda yang berpakaian serba hitam sebagai caranya berduka atas kematian suaminya. Hubungannya dengan Thom, pengelola klub malam, menuntunnya terlibat dalam suatu pembunuhan, di mana Seni, pemilik klub malam dan bos dari Thom dan Thom sendiri, melakukan hal itu bersama-sama untuk hidup yang lebih baik. Bukannya membantu Thom dan Prae memenuhi harapan tentang cinta mereka, situasinya justru membuat mereka mendorong jauh harapan mereka satu sama lain, membuat hidup mereka menjadi jungkir-balik, dan bahkan mencegah mereka untuk bisa saling bertemu satu sama lain.

Prae Dum, sebuah cerita kriminal yang disebut-sebut sebagai film noir pertama Thailand. Film ini adalah sebuah karya klasik yang luar biasa yang menggunakan teknik pembuatan  film artistik untuk mengembangkan cerita dan menyampaikan pesannya. Film ini pernah diputar di Berlin International Film Festival pada tahun 1961.

Country Hotel (1958) | 35mm | 102 menit | B. Thailand dengan English Subtitle | Sutradara: R.D. Pestonji | UNTUK 15 TAHUN KEATAS

Paradise Hotel adalah sebuah bar pinggiran yang kecil dengan satu ruangan. Ketika Riam, seorang wanita muda yang misterius datang dan menanyakan sebuah ruangan, ia diberitahu bahwa ruangan tersebut sudah tersewa. Riam mengatakan bahwa ia memiliki 12 anak dan seorang pedagang opium. Chana, seorang pemuda yang tinggal di satu-satunya ruangan itu, sama saja misteriusnya. Ketika Chana menolak untuk berbagi ruangan dengan Riam, ia harus tidur di sebuah sofa yang ada di bar.

Hal itu yang memulai hubungan “tidak biasa” antara mereka berdua, yang harus bertahan sebagai suami dan istri ketika mafia menginvasi hotel. Mereka telah diberi peringatan bahwa Chana berhubungan dengan pengiriman uang dalam jumlah besar yang akan datang ke hotel. Chana dan Riam mengikuti asumsi para bandit bahwa mereka menikah dan bersama-sama dalam satu ruangan. Rasa cinta kemudian terungkap ketika Chana menyelamatkan Riam saat salah satu Bandit menyerangnya. Keduanya merencanakan jalan keluar, tetapi kemudian situasi semakin rumit ketika para kerakusan para bandit mulai menyandung mereka.

Dark Heaven (1958) | 35mm | 102 menit | B. Thailand dengan English Subtitle | Sutradara: R.D. Pestonji | UNTUK 15 TAHUN KEATAS


Pestonji membuat sebuah film feature lain lagi, Dark Heaven, untuk Kachara Film, sebuah perusahaan film yang dimiliki oleh seorang karibnya.  Dengan semangat untuk kemajuan filmnya dan industri perfilman di Thailand, ia membuat film berwarna dan memperluas penggunaan lagu-lagu dalam naratif. Berdasarkan lakon yang dibuat oleh penulis ternama, Suwat Woradilok, sebuah cerita yang pernah digunakan untuk drama TV sebelum Pestonji memutuskan untuk menggunakannya sebagai dasar dari film ini. Alur film ini sangat luar biasa, tetapi hati yang sebenarnya dari film ini adalah lagu-lagunya.


About this entry