Ratana Pestonji: Bapak Perfilman Thailand

A Wax Figure of Ratana Pestonji at The National Film Archive of Thailand

Pada tanggal 27-30 Januari 2011 ini, Kineforum berkesempatan memutarkan beberapa film karya sutradara Thailand, Ratana Pestonji. Jika Indonesia memiliki Usmar Ismail sebagai tokoh yang menggiatkan perfilman di Indonesia, maka Thailand memiliki Ratana Pestonji sebagai pionir perfilman di sana. Mengutip tulisan yang dibuat oleh Kong Rithdee, ia menggambarkan Ratana sebagai berikut: “Ratana was an experimenter before experimentalism had even arrived on these shores; New-Wave when there was no old wave; a pioneer despite reluctance for anyone to follow him to new-found lands.”

Ia dikenal dengan ‘membuat-film-dengan-cinta’, sehingga film-film yang dibuatnya memiliki suatu kemuliaan tersendiri yang mempengaruhi banyak orang dan semangatnya akan profesionalitas, penghormatan, dan artistik nan estetik menambah keindahan dan kekaguman tersendiri bagi kita yang menontonnya. Karya-karyanya memberi warna-warni bagi perfilman Thailand dan keberaniannya melakukan eksperimen-eksperimen, menawarkan rasa orisinalitas pada filmnya. Keseriusan dan komitmennya terhadap sinema, meski beberapa kali disalahpahami dengan pemerintahnya, ditunjukkan dengan bagaimana ia ‘berinvestasi’ dengan studio sampai berhasilnya karya-karya tersebut diputar secara internasional.

Ratana Pestonji telah memberi makna tersendiri bagi masyarakat Thailand, maupun masyarakat dunia, lewat karya-karya dan idealismenya. Maka dari itulah, apresiasi setinggi-tingginya patut diberikan dan ditujukan padanya. Salah satunya adalah upaya restorasi film-film beliau hingga akhirnya kita, di Indonesia, bisa menjadi saksi atas masterpiece tersebut. Di Thailand pun, ada pula upaya untuk melestarikan dan mengingat warisan sejarah dan turut menjadikannya bagian dari ‘sekarang’.

Tulisan tentang Ratana Pestonji oleh Kong Rithdee klik di sini.


About this entry