Program Kineforum Juni 2011: A Change Would Do Me Good

Download Jadual Program Kineforum Juni 2011 (.pdf)

A Change Would Do Me Good!

Perubahan. Satu kata yang mengundang sejuta makna. Mudah untuk diucapkan tapi sulit untuk dilakukan. Billy Crystal, pemeran tokoh Harry dalam film When Harry Met Sally bilang, change is such a hard work. Bahkan dari hal sederhana seperti ketika pacar kita bilang dia harus pindah sekolah atau pindah kerja ke kota bahkan negara lain. Mungkin reaksi pertama yang timbul adalah termenung, tercekat dan berpikir, duh apa jadinya hidup saya tanpa orang ini ya? Semua kebiasaan yang kita bangun bersamanya dalam sekejap harus runtuh atas nama perubahan. Tidak ada lagi orang yang menanyakan kabar setiap pagi atau seseorang yang bisa kita SMS ‘goodnight and sweet dreams’ sebelum tidur. Semua kebiasaan mau tak mau harus berganti atau setidaknya disesuaikan ke sesuatu yang mungkin tak terpikir oleh kita sebelumnya.

Beberapa memilih melampiaskannya dengan menciptakan drama beberapa babak, beberapa lain memilih menjauh agar tidak terlalu merasakan sakitnya perpisahan (ketika menulis ini saya teringat episode serial House dimana Dr. House menjauh dari Cuddy karena ia tidak mau merasakan sakit), beberapa lagi memilih untuk menerima perubahan dengan terbuka sambil berpikir “Tenaannggg masih ada skype, cinta masih bisa lanjut” atau malah berpikir “Asyiiikkk mumpung dia nggak ada, saya bisa cari pacar baru, dong!”

Perubahan memang tidak mudah. Lihat saja negara kita yang butuh waktu 30 tahun untuk mau melek dan berbenah, (lucunya proses berbenah ini malah disalahartikan dengan membiarkan orang berbuat semaunya). Namun perubahan tetap akan terjadi dan apapun hasilnya nanti, perubahan akan melahirkan harapan baru, pandangan/ide baru, impian baru, warna baru, membuka pintu ke hidup yang bisa jadi berbeda dari sebelumnya. Karena itu saya merasa sebuah perubahan di bulan Juni yang masih saja dituruni hujan, akan memberikan kebaikan dan mengapa saya memilihnya untuk Program Kineforum Juni 2011. Like Sheryl Crow sings, A Change Would Do You Good!

Seperti film-film Alain Resnais di Kineforum bulan Juni ini. Pertemuan yang dialami karakter-karakter unik di film seperti L’année derniere à Marienbad (Last Year at Marienbad), Stavisky dan Mon oncle d’Amérique (My American Uncle) membawa setiap pribadi ke situasi yang tak biasa. Kita pun bisa belajar arti perubahan dari mata dua bocah Afghanistan yang terpisah dari keluarga dan berusaha survive di tengah perang sambil tetap mencari keluarganya di The Sweetest Embrace: Return to Afghanistan, film dari Kanada. Atau bagaimana seorang perempuan harus melakukan perubahan drastis akibat tuntutan suami dan keluarga dalam film Indonesia terbaru, Khalifah. Perubahan manis pun bisa dinikmati dalam kumpulan film pendek Indonesia koleksi Boemboe Forum 2009, seperti cerita soal lelaki yang menemukan dompet wanita di film Nyarutang. Selain itu nikmati pula perubahan lucu dan unik di kumpulan film Future Shorts One, seperti dalam film Muscles dan Rita. Saya tidak memaksa Anda untuk berubah. Saya hanya ingin Anda tetap memiliki berbagai pilihan untuk menikmati hidup yang tak selamanya abadi ini dan sebelum terlambat, kenapa tidak sesekali mencoba membuka pintu yang lain?

Programmer Tamu

Meninaputri Wismurti

Body of Works: Alain Resnais

Alain Resnais (lahir 3 Juni 1922) adalah sutradara film asal Perancis yang telah berkarir lebih dari enam dekade. Film-filmnya sering diasosiasikan dengan aliran French New Wave atau yang biasa dikenal dengan nouvelle vague, meskipun ia sendiri tidak menganggap dirinya sebagai bagian dari gerakan tersebut sepenuhnya. Ia juga dekat dengan grup penulis dan pembuat film ‘Left Bank’, yang berkomitmen pada modernisme dan ketertarikan pada politik ‘sayap kiri’. Lalu kemudian ia mengembangkan ketertarikannya pada interaksi antara sinema dan bentuk kebudayan lain seperti teater, musik, dan buku komik. Film-filmnya mengeksplorasi hubungan antara kesadaran, memori, dan imajinasi. Ia juga dikenal karena inovasi rancangan struktur formal narasinya. Tak heran jika ia mendapatkan beberapa penghargaan untuk film-filmnya.

L’année dernière à Marienbad (Last Year at Marienbad) (1961) | DVD | 94 menit | B. Perancis | English Subtitle | Sutradara: Alain Resnais |  Pemain: Delphine Seyrig, Giorgio Albertazzi, Sacha Pitoëff | UNTUK 15 TAHUN KEATAS

Sebuah kisah ambigu di sebuah chateau, tentang seorang pria dan wanita yang mungkin pernah atau mungkin tidak pernah bertemu tahun sebelumnya di Marienbad.

Golden Lion Award – Venice Film Festival 1961

Nominated Best Writing, Story and Screenplay – Written Directly for the Screen – Academy Award 1963

Hiroshima Mon Amour (1959) | DVD | 90 menit | B. Perancis | English Subtitle | Sutradara: Alain Resnais |  Pemain: Emmanuelle Riva, Eiji Okada | UNTUK 18 TAHUN KEATAS

1959. Seorang wanita muda Prancis telah menghabiskan malam dengan seorang pria Jepang, di Hiroshima, di mana dia pergi untuk syuting sebuah film tentang perdamaian. Laki-laki itu mengingatkannya pada pria pertama yang dicintainya. Semuanya terjadi selama Perang Dunia II dan ia adalah seorang prajurit Jerman. Film ini berkisah tentang memori dan yang dilupakan.

Mon oncle d’Amérique (My American Uncle) (1980) | DVD | 125 menit | B. Perancis | English Subtitle | Sutradara: Alain Resnais |  Pemain: Gérard Depardieu, Nicole Garcia, Roger Pierre | UNTUK 15 TAHUN KEATAS

Prof. Henri Laborit menggunakan kisah dari kehidupan tiga manusia untuk membahas teori-teori perilaku bertahan hidup, pertempuran, penghargaan dan hukuman, serta kecemasan.

Nominated for Best Writing, Screenplay Written Directly for the Screen – Academy Awards 1981

Grand Prize of the Jury – Cannes Film Festival 1980


Boemboe Forum 2009

Boemboe Forum 2009 diadakan Pusat Kebudayaan Italia Istituto Italiano di Cultura Jakarta menghadirkan 6 film pendek Indonesia beserta pembuatnya. Kompilasi film-film pendek ini berdurasi 62 menit. UNTUK 12 TAHUN KEATAS

Across The Universe(2007) | DVD | 16 menit | Jakarta | Sutradara: Steven F. Winata

Sebuah hiburan tentang kekerasan dan absurditas televisi. 

Europe On Screen 2007

Kawon(2007) | DVD | 4 menit | Solo | Sutradara: Joko Narimo

Ketika dalam posisi kalah, aku adalah orang yang benar-benar sendiri dan asing sebagaimana maling. Tapi meski dalam terali besi, aku masih bebas menari.

Nyarutang(2009) | DVD | 10 menit | Purbalingga | Sutradara: Asep Triyatno

Jono yang menemukan dompet Adel secara tidak sengaja berusaha membayar hutang atas uang yang dipakainya.

Finalis Kompetisi Film SMA Se-Banyumas Besar, Purbalingga Film Festival 2009

Jangan Bilang Aku Gila (2008) | DVD | Dokumenter | 18 menit | Jember | Sutradara: Kiki Febriyanti

Suharto dan Rufiana adalah mantan penderita gangguan jiwa yang sembuh setelah menjalani terapi di pesantren Al-Ghafur, Bondowoso. Rufiana kini telah menikah dan dikaruniai seorang anak, sedangkan Suharto tetap tinggal di pesantren. Baik Rufiana maupun Suharto berusaha untuk dapat kembali ke keluarga dan masyarakat. Bisakah keluarga dan masyarakat menerima keberadaan mereka?

Finalis Festival Film Dokumenter Yogyakarta 2008

Calling Herman (2008) | DVD | Dokumenter | 5 menit | Makassar | English Subtitle | Sutradara: Adityahmad, Patmawaty Taibe, Nur Azikin  dan Kiri Depan Community

Herman sangat suka handphone, apa yang akan ia bicarakan melalui handphone?

Appalshop Convening, Yogyakarta 2008

Indonesia Bukan Negara Islam (2009) | DVD | Dokumenter | 9 menit | Jakarta | Sutradara: Jason Iskandar

Film dokumenter stop motion tentang dua orang siswa Muslim yang bersekolah di sekolah Katholik berpendapat tentang Indonesia dan Islam sebagai agama mayoritas.

Purbalingga Film Festival 2009

Film Terbaik Kategori Pelajar Festival Film Dokumenter Yogyakarta 2009

Future Shorts One – June 2011

Future Shorts One kembali keliling dunia pada bulan Juni, membawa film-film pendek terbaik untuk acara internasional, di mana penonton dengan budaya yang bertabrakan, dipertemukan. UNTUK 15 TAHUN KEATAS.

Big Day (2010) | DVD | Norwegia | Sutradara: Emil Trier

Para siswa perempuan Rampaging Scandinavian merasakan bagaimana ‘suka-duka’ sebuah malam yang besar.

Muscles (2009) | DVD | Australia | Sutradara: Edward Housden

Millie, saudari Richard, memang bukan binaragawan terkenal di dunia. Ia adalah seorang gadis 14 tahun yang didominasi testosteronnya dan merupakan kekuatan yang dominan dalam keluarganya. Apa yang terjadi ketika Millie adalah seorang anak yang lebih ‘laki-laki’ daripada Richard?

Rita (2009) | DVD | Italy | Sutradara: Fabio Grassadonia & Antonio Piazza

Rita berusia 10 tahun dan buta sejak lahir. Ia tinggal di tepi laut Palermo. Ia seorang yang keras kepala, selalu ingin tahu, dan merasa selalu digagalkan oleh ibunya yang terlalu protektif dan diktator. Dunia yang sesak di rumahnya tiba-tiba ‘diterobos’ oleh sebuah kehadiran yang misterius.

Peaches ‘Show Stopper’ (2010) | DVD | USA | Sutradara: Caroline Sascha Cogez

Satu hari dalam kehidupan peach, dibintangi Charlotte Munck.

Bruce (2009) | DVD | UK | Sutradara: Tom Judd

Apa yang terjadi ketika sebuah video game menjadi kenyataan?

Scumbag, Pervert and The Girl In-Between (2011) | DVD | China, Republic of (Taiwan) | Sutradara: Bruce Hwang Chen

Seorang buangan SMA mencoba untuk mengesankan seorang gadis dengan mendapatkan kembali celana pendek sang gadis yang dicuri dari seseorang yang aneh di kota.

Heartwork (2010) | DVD | Jerman | Sutradara: Nils Strüven

Sebuah perjalanan yang intens ke kehidupan malam di Berlin – sebuah set ke trek Trentemøller, Moan.

It Could Have Been A Perfect World (2011) | DVD | Indonesia | Sutradara: Adhyatmika Euuy

Sebuah ode untuk jiwa yang sepi – karena terkadang, butuh dua orang kesepian (loners)  untuk menjadi sepasang kekasih (lover).

World Cinema Features

Not The Cops, Not The Blacks, Not The Whites(2004) | DVD | 72 menit | Switzerland | B. Perancis | English Subtitle | Sutradara: Ursula Meier | UNTUK 15 TAHUN KEATAS

Dari yang merasa paling benar sampai terjadinya dialog antar budaya – sebuah transformasi menakjubkan dari Polisi Jenewa yang telah membentuk integrasi unik dan skema mediasi. Proyek ini tidak akan pernah terwujud tanpa upaya dari seorang perempuan pekerja komunitas Perancis-Tunisia dan dukungan teman polisinya.

The Way I Look At You(2004) | DVD | 51 menit | Switzerland | B. Perancis | English Subtitle | Sutradara: Jean-Stephane Bron | UNTUK 15 TAHUN KEATAS

Cerita tentang lima pertemuan, komik dan tragis secara bersamaan, terjebak dalam sebuah mobil di sekolah mengemudi. Lima pasangan bersatu demi mendapatkan Surat Izin Mengemudi tetapi terpisahkan karena kewarganegaraan dan bahkan karena warna kulit mereka masing-masing.

The Sweetest Embrace: Return to Afghanistan (2008) | DVD | Dokumenter | 74 menit | Canada | English Subtitle | Sutradara: Najeeb Mirza | UNTUK 15 TAHUN KEATAS

Soorgul dan Amir, dua bocah Afghanistan yang terlupakan, kembali ke negara mereka untuk mencari keluarga mereka setelah dibawa ke Tajikistan (Soviet) 16 tahun silam. Film ini merupakan sebuah kisah intim perlawanan terhadap salah satu pemandangan paling keras sekaligus paling indah di dunia, di mana kehidupan telah dibentuk oleh perang dan kesulitan tetapi masih ada semangat yang tangguh.

The Water Bearer (2007) | DVD | Dokumenter | 52 menit | Canada | English Subtitle | Sutradara: Pascal Gélinas | UNTUK 15 TAHUN KEATAS

Pencarian air bersih membuat umat Katolik dan keturunan Muslim di Pulau Flores bekerja sama dan bersama dengan Gilles Raymond, seseorang dari Quebec, mewujudkan demokrasi langsung. Sebuah road movie di mana solidaritas mengatasi rasa kalah dan kemurahan hati mengalahkan korupsi.

Khalifah (2011) | DVD | 94 menit | B. Indonesia | Sutradara: Nurman Hakim| Pemain: Marsha Timothy, Indra Herlambang, Ben Joshua, Titi Sjuman | UNTUK 15 TAHUN KEATAS | Donasi Rp10.000

Khalifah, gadis 23 tahun yang bekerja di sebuah salon kecantikan, dijodohkan ayahnya dengan pria bernama Rasyid. Ia begitu mengabdi kepada suaminya, termasuk ketika ia diminta memakai jilbab dan cadar. Perubahan drastis pun dialami Khalifah.


About this entry