Program Kineforum Oktober 2011: Pesta Karya

Download Jadwal Program Kineforum Oktober 2011

Pesta  Karya

Setiap orang memiliki karakter dan kesenangan yang berbeda. Namun, salah satu hal yang bisa menyatukan perbedaan-perbedaan dalam keharmonisan adalah.. pesta.

Bulan ini Kineforum hadir dengan tema Pesta Karya. Mari bersama sama merayakan  Q! Film Festival yang tahun ini berusia 10 tahun. OK. Video -5th Jakarta International Video Festival 2011 juga akan meramaikan pesta karya dengan beragam video dari berbagai penjuru dunia. Hadir pula CinéCanada yang mengajak kita mengintip kehidupan di wilayah Kanada bagian utara, film dokumenter Jerman yang mengangkat bagaimana orang-orang di Ougadougou, Korea Utara, Wyoming, dan India mencoba mewujudkan mimpi mereka tentang sinema, dan tiga film dari Add Word Productions. Lalu, bulan ini akan ditutup dengan pesta karya lewat program Courts-Circuits Spécial à courts d’écran #5, pemutaran film-film pendek Indonesia-Prancis.

Pesta Karya adalah tentang  kebersamaan, tentang kebahagiaan menunjukkan karya, melihat cerita dari berbagai dunia, berbagai kalangan datang, dengan dan untuk berbagi.

Wow! Mari berpesta dengan 100 orang setiap hari, berdiskusi dengan para pembuat film setiap hari, dan menunjukkan karya kepada 700 orang setiap minggu. Atur waktumu sekarang dan bersiap-siap lah menjadi bagian dalam pesta dan karya!

Selamat berpesta di Kineforum!

Salam,

Sugar Nadia Azier

Manajer Kineforum

10th Q! Film Festival Jakarta 2011

Q! Film Festival kembali hadir di Jakarta pada tanggal 1-8 Oktober 2011. Ada kompilasi film-film pendek yang terkumpul dalam Break The Chain, Family Matter, Finger Licking Good, Killing Me Softly, Pink Homemade, dan Under the Sheets. Juga film-film feature dalam program I’ve Got the Power, Abrakaboobra, Born This Way, Jar of Hearts, Pop the Cherry, dan Broken Heels. Untuk jadwal Q!FF di Kineforum, silakan download di sini. Untuk keterangan, sinopsis film, keterangan dan ketentuan lainnya, silakan buka http://www.q-munity.org

OK. Video Flesh – 5th Jakarta International Video Festival 2011

Pada tahun ini, OK. Video kembali hadir di Kineforum lewat beragam programnya. Untuk jadwal OK! Video di Kineforum, silakan download di sini. Untuk keterangan, sinopsis film, keterangan dan ketentuan lainnya, silakan buka www.okvideofestival.org

25 Inspiring Music Video in Indonesia (2001 – 2011)

Lewat karya-karya video dalam kompilasi ini bisa dilihat bagaimana medium video musik masih bisa terus berkembang lebih jauh lagi, bukan hanya sebagai karya seni kontemporer, tapi juga sebagai bahasa ungkap. Karya-karya video ini menegaskan kekuatan video musik lebih sebagai ekspresi artistik dan mampu melepaskan diri dari logika komersialitas video musik pada umumnya.” – Indra Ameng, Kurator Program

Open Submission Selections (Cinema Video) 

Program ini menawarkan video pilihan yang masuk adalah karya luar biasa yang tak hanya menunjukkan talenta produksi video yang kreatif dan inovatif namun juga teknologi pembuatan video yang kian canggih. 60 video terpilih meliputi video dari 50 negara dari seluruh penjuru dunia. Panel kurator dan staf OK. Video FLESH menyaring lebih dari 500 video untuk menentukan 60 video terpilih, untuk selanjutnya diputar.

Focus On Sebastian Diaz Morales

Program Focus On Sebatian Diaz Morales pada OK. Video FLESH adalah pembacaan atas pencapaian bahasa video dan sinema seorang Sebastian Diaz Morales. Seniman yang kini tinggal di Amsterdam ini terkenal dengan ‘sinema video’ dengan bahasa puitis.” – Hafiz, Kurator Program

Oberhausen on Tour 2011 – From the International Short Film Festival Oberhausen

OK. Video FLESH mengundang International Short Film Festival Oberhausen untuk menghadirkan karya-karya pilihan di Jakarta. Tujuannya untuk membuka prespektif baru tentang seni video yang berkembang saat ini—bahwa hubungan saling terkait antara seni video dan sinema telah melahirkan eksperimental visual dan ekspresi-ekspresi baru dalam bahasa audiovisual di festival Oberhausen. Harapannya tentu agar program ini menjadi inspirasi bagi para pelaku seni video dan film pendek di Indonesia.

There is a Video Cassette in the Soup

Tinjauan 63 menit sejarah seni video, disutradarai oleh Stefaan Decostere, yang berkolaborasi dengan Dercon pada konsep, menggunakan grafis-elektronik untuk menggabungkan kutipan dan wawancara seni dan seniman dari seluruh dunia, dan hasil yang penuh dengan keindahan yang tidak konvensional.

Focus On Vincent Moon

Vincent Moon sejak 5 tahun yang lalu telah membuat lebih dari 300 video dan kini hidup berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain. Ia secara terus-menerus mengerjakan berbagai macam project film yang memiliki relasi khusus dengan musik, dan menggunakan internet untuk menyebarkan karya filmnya secara gratis.

CinéCanada : A Journey to the Top of the World

Kanada bagian utara adalah salah satu wilayah alam liar yang luas yang tersisa di muka bumi, yang mencakup daerah yang terbuka, binatang-binatang liar dalam jumlah yang banyak, dan tempat tinggal bangsa Inuit dan penduduk asli lainnya. Saat ini Kanada bagian utara tengah mengalami transformasi yang sangat cepat di tengah-tengah perburuan akan sumber daya minyak, gas alam dan intan yang berlimpah. Meski demikian, banyak tradisi yang masih bertahan, dan para wisatawan berkunjung karena tertarik akan cahaya Aurora Borealis yang menari-nari di langit, pemandangan yang mempesona dan warisan budaya penduduknya yang kaya. Bulan ini, Kanada bagian utara akan menjadi fokus serangkaian film yang akan diputar di Kineforum. Datang dan berkunjunglah bersama kami ke wilayah dinamis ini yang telah memainkan peran yang tak terpisahkan dalam sejarah dunia Barat.

Atanarjuat the Fast Runner (2000) | DVD | 161 menit | Kanada | B. Inuktitut | English Subtitle | Sutradara: Zacharias Kunuk | Pemain: Natar Ungalaaq, Sylvia Ivalu, Peter-Henry Arnatsiaq | UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Film ini diadaptasi dari legenda suku Inuit, yang bercerita tentang suatu masyarakat Inuit nomaden yang tiba-tiba kehidupan mereka dikacaukan oleh seorang dukun yang menyebabkan persaingan antar keluarga. 

The Journals of Knud Rasmussen(2006) | DVD | 110 menit | Kanada, Denmark | B. Inuktitut | English Subtitle | Sutradara: Zacharias Kunuk, Norman Cohn | Pemain: Pakak Innuksuk, Leah Angutimarik, Neeve Irngaut| UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Mengambil cerita di daerah Igloolik tahun 1922, film ini mengisahkan tentang seorang dukun dan anak perempuannya yang harus memilih antara shamanisme atau ajaran Kristen.

Before Tomorrow (Le Jour avant le lendemain)  (2008) | DVD | 93 menit | Kanada | B. Inuktitut | English Subtitle | Sutradara: Marie-Hélène Cousineau, Madeline Ivalu | Pemain: Peter-Henry Arnatsiaq, Madeline Ivalu, Paul-Dylan Ivalu | UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Diambil dari novel klasik karya penulis Denmark Jorn Riel, film ini mengetengahkan kisah dari Kutub Utara mengenai seorang perempuan Inuit dan cucu kesayangannya yang, sekembalinya ke perkampungan mereka dari pulau untuk menjemur ikan, menemukan bahwa keluarga mereka telah musnah karena infeksi yang dibawa oleh pendatang kulit putih. Saat mereka kembali ke pulau mereka harus menghadapi kenyataan menjadi manusia yang terakhir di muka bumi.

3 Shorts by Add Word Productions

Red Umbrella (Payung Merah) (2010) | DVD | 10 menit | B. Indonesia | English Subtitle | Sutradara: Edward Gunawan, Andri Cung | Pemain: Atiqah Hasiholan, Rio Dewanto, Zubir Mustaqim | UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Malam begitu larut, dan supir taksi bernama Reza lebih ingin berada di rumah, tetapi harus menyusuri jalanan mencari penumpang. Naiklah kemudian seorang penumpang cantik dan misterius. Ketika taksi hampir sampai di rumah yang dituju, perempuan itu menghilang. Dari Ayah si perempuan, Reza segera memahami masa lalu kelam penumpangnya yang misterius, lalu belajar menghargai orang-orang yang ia cintai

WINNER – 2011 Asian Short Film Awards @ Screen Singapore

Borrowed Time (2011) | DVD | 8 menit | B. Indonesia | English Subtitle | Sutradara: Edward Gunawan, Lucky Kuswandi | Pemain: Atiqah Hasiholan, Edward Gunawan, Andrew Trigg, Marissa Trigg | UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Angela adalah seorang suster yang bekerja di rumah Caesar untuk merawat istrinya, Paula, yang sedang sakit parah. Suatu hari, Paula mengetahui perselingkuhan mereka dan kembali terserang stroke. Selagi Caesar menunggui Paula membaik, Angela harus mengambil keputusannya sendiri untuk meninggalkan Caesar.

Broken Vase (2010) | DVD | 16 menit | B. Indonesia | English Subtitle | Sutradara: Edward Gunawan | Pemain: Atiqah Hasiholan, Marissa Trigg | UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Catherine mengobral barang di garasi sebelum pindah ke Hawaii bersama tunangannya, Paul. Datanglah Susan yang semula terlihat sebagai pelanggan biasa, namun ternyata mantan kekasih Paul. Ia datang ke rumah itu untuk mengambil barang-barangnya. Sambil berusaha mengenali Susan lebih jauh, Catherine harus menghadapi rahasia masa lalu tunangannya dan mengambil sikap atas segala keragu-raguan nya terhadap sang tunangan.

World Documentary

Comrades in Dreams (2006) | Dokumenter | DVD | 100 menit | English Subtitle | Sutradara: Uli Gaulke | UNTUK 15 TAHUN KE ATAS

Film ini menampilkan orang-orang yang di berbagai belahan dunia yang sangat berbeda mencoba mewujudkan mimpi mereka tentang sinema dan menunjukkan film pada orang-orang. Ada Lassane dan teman-temannya di

Ougadougou, Burkina Faso; Han Jong Sil di Chong-San-Ri, Korea Utara; Penny Teffertiller di Wyoming, AS; dan Anup, yang membuat sinema keliling di negara bagian Maharashtra, India.

Courts-Circuits Special àcourts d’écran #5

Download Katalog CourtsCircuits 2011

A courts d’écran menggabungkan pemutaran film dan debat setiap bulannya, serta menawarkan ruang diskusi bagi film pendek Indonesia dan Prancis. Puncak dari program ini mengambil bentuk sebuah festival berjudul Courts-Circuits : Spécial à courts d’écran dan tahun ini adalah edisi ke-limanya.

Diseleksi oleh mitra tetap kami, Festival Film Pendek Internasional Clermont-Ferrand dan Signes de Nuit, Festival Seni Dokumentasi dan Kreasi Audiovisual dan Sinematografi di Paris, sejumlah film pendek Prancis akan hadir. Disamping itu, hasil kerja sutradara muda independen dan mahasiswa film Indonesia akan disuguhkan. Tidak ketinggalan, diskusi mengenai distribusi dan ekshibisi film pendek di Indonesia akan mengiringi pemutaran film ini.

Berkesinambungan dengan acara ini, CampusFrance akan memperlihatkan tinjauan pendidikan tinggi sinematografi di Prancis dan peluang pemberian beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk bidang tersebut.


About this entry